Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Riset Universitas Klabat Ungkap Facebook Jadi Senjata Rahasia UMKM Naik Omzet

Prisilia Rumengan • 2025-08-22 17:44:47
Photo
Photo

Jagosatu.com - Media sosial kini tidak hanya untuk berbagi cerita, tapi juga sudah jadi senjata ampuh bagi pelaku usaha kecil.

Pandemi Covid-19 memaksa banyak pelaku usaha mengubah cara mereka menjual produk.

UMKM di Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mulai aktif menggunakan Facebook untuk menjual makanan dan minuman.

Menurut penelitian dari Universitas Klabat, penggunaan Facebook sebagai media pemasaran terbukti memengaruhi penjualan UMKM.

Penelitian ini melibatkan 61 UMKM makanan dan minuman yang aktif berjualan lewat Facebook.

Data yang digunakan berasal dari komentar pengguna Facebook, laporan keuangan, jumlah unggahan, dan jumlah reaksi pada postingan.

Hasil analisis menunjukkan komentar positif lebih banyak daripada komentar negatif.

Menurut penelitian, dari 26.311 komentar yang dianalisis, sekitar 51,7% bernada positif.

Komentar negatif hanya sekitar 20,3% dari total komentar yang ada.

Hal ini menunjukkan bahwa konsumen cenderung mendukung UMKM lokal yang berjualan lewat Facebook.

Peneliti menggunakan metode analisis sentimen dengan model Long Short Term Memory (LSTM).

Model ini menghasilkan akurasi tinggi, mencapai 96% dalam membaca sentimen komentar pengguna Facebook.

Baca Juga: Mahasiswa Unklab Ciptakan Teknologi AI untuk Bantu Dokter Deteksi Kanker Paru Lebih Cepat!

Selain itu, peneliti juga menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengukur dampak nyata pemasaran media sosial terhadap penjualan.

Hasilnya, frekuensi postingan ternyata tidak berpengaruh signifikan pada peningkatan penjualan.

Namun, jumlah reaksi atau like pada unggahan Facebook memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan penjualan UMKM.

Artinya, semakin tinggi interaksi di postingan, semakin besar peluang penjualan meningkat.

Penelitian ini juga menemukan bahwa 6% kenaikan omzet UMKM dipengaruhi oleh aktivitas social media marketing.

Sisanya 94% dipengaruhi oleh faktor lain seperti kualitas produk, harga, dan pelayanan.

Meskipun kecil, hasil ini membuktikan bahwa Facebook tetap penting sebagai media promosi UMKM.

Peneliti menyarankan agar pelaku UMKM tidak hanya sering posting, tapi juga fokus meningkatkan interaksi dengan konsumen.

Komentar positif biasanya berkaitan dengan pengiriman produk yang cepat dan rasa makanan yang enak.

Sedangkan komentar negatif banyak muncul karena keterlambatan pengiriman atau pesanan dibatalkan.

Dengan memahami sentimen konsumen, UMKM bisa memperbaiki strategi pemasaran mereka.

Hasil penelitian ini memberi gambaran bahwa social media marketing bisa jadi modal utama UMKM untuk bertahan dan berkembang.

Jika dimanfaatkan dengan baik, Facebook dapat menjadi penggerak ekonomi lokal.

Hal ini bisa membantu UMKM tetap eksis meski persaingan bisnis semakin ketat.

UMKM Langowan kini punya bukti nyata bahwa digitalisasi adalah jalan menuju kesuksesan.

Mereka tidak lagi hanya mengandalkan promosi konvensional, tapi juga aktif membangun brand lewat media sosial.

Dengan strategi yang tepat, Facebook bukan sekadar tempat eksis, tapi juga mesin penghasil omzet.

Dan ini baru langkah awal bagi UMKM untuk melangkah lebih jauh di era digital.

(AR)

Editor : Prisilia Rumengan
#UMKM #Minahasa #langowan #FacebookMarketing #DigitalMarketing