Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Unklab Bikin Gebrakan, Anak SMA di Bitung Jadi Jago AI!

Toar Rotulung • 2025-09-12 21:20:13

Anak SMA Bitung belajar AI, nilai langsung melonjak!
Anak SMA Bitung belajar AI, nilai langsung melonjak!

Jagosatu.com - Perkembangan teknologi semakin cepat, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Di SMA Negeri 2 Kota Bitung, ada kegiatan seru yang bikin siswa makin paham soal AI dan juga cara menggunakannya dengan bijak.

Kegiatan ini berupa workshop interaktif yang digelar oleh tim dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Klabat.

Tujuannya sederhana tapi penting, yaitu meningkatkan literasi AI sekaligus menanamkan kesadaran etika digital.

Menurut laporan penelitian di Servitium Smart Journal (2025), ada 27 siswa kelas XI yang ikut dalam kegiatan ini.

Mereka bukan hanya belajar teori, tapi juga praktek langsung dengan AI generatif seperti ChatGPT.

Dalam sesi pertama, siswa diajak ikut pretest untuk mengukur pemahaman awal mereka tentang AI.

Hasil awalnya ternyata masih banyak yang belum paham betul cara kerja AI dan risikonya.

Setelah itu, mereka diberi materi dasar mulai dari apa itu AI, jenis-jenisnya, dan bagaimana teknologi ini dipakai di dunia nyata.

Topik penting lain yang dibahas adalah privasi data, bias algoritma, dan bagaimana bersikap bertanggung jawab ketika menggunakan AI.

Sesi diskusi bikin suasana jadi hidup, karena siswa bebas nanya dan berdiskusi soal isu-isu digital yang mereka hadapi.

Bagian paling seru ada di sesi latihan membuat prompt atau perintah untuk AI.

Di sini, siswa belajar bagaimana cara menulis perintah yang jelas, kreatif, dan tetap etis.

Setelah rangkaian sesi selesai, mereka kembali ikut posttest untuk lihat apakah ada peningkatan pemahaman.

Hasilnya bikin kaget, nilai rata-rata siswa naik dari 63% ke 81% setelah ikut workshop

Bukan cuma nilainya yang naik, tapi cara mereka melihat teknologi juga berubah jadi lebih kritis dan bijak.

Banyak siswa yang awalnya asal pakai teknologi, kini mulai sadar soal risiko data pribadi dan bias sistem.

Kegiatan ini membuktikan kalau literasi AI bisa diajarkan dengan cara menyenangkan dan mudah dipahami.

Program seperti ini juga disarankan untuk direplikasi di sekolah-sekolah lain di Indonesia.

Tujuannya agar generasi muda bukan hanya paham teknologi, tapi juga bisa pakai dengan cara yang etis dan bertanggung jawab.

Dengan begitu, Indonesia bisa punya generasi pelajar yang melek digital, kritis, dan siap menghadapi tantangan zaman.

(DB)

Editor : Toar Rotulung
#Prompt Engineering #Artificial Intelligence #Pendidikan Indonesia #etika teknologi