JagoSatu.com - Perusahaan teknologi raksasa asal Jepang, NTT, punya solusi canggih untuk melindungi peternakan ayam: drone bersenjata laser. Kedengarannya seperti adegan film fiksi ilmiah, tapi ini nyata!
Tujuannya simpel: mengusir burung liar seperti gagak dan merpati dari area peternakan. Ini adalah cara modern untuk mencegah penyebaran flu burung yang jadi masalah besar.
Dilansir oleh Tom's Hardware, sistem canggih ini dikembangkan oleh NTT e-Drone Technology dan NTT East Japan, bekerja sama dengan pemerintah Prefektur Chiba. Ini adalah proyek kolaborasi besar.
Wabah flu burung seringkali berujung pada pemusnahan massal unggas, yang sangat merugikan peternak. Pencegahan adalah kunci utama untuk menjaga pasokan pangan dan kesejahteraan hewan.
Dikutip oleh Tom's Hardware dari rilis pers NTT, wabah serius di Chiba menyebabkan pemusnahan lebih dari 3,3 juta unggas. Angka ini jelas jadi alasan kuat investasi teknologi ini.
Masalahnya lebih serius karena beberapa jenis flu burung, seperti H5N1, bisa menular ke manusia. Jadi, melindungi peternakan sama dengan melindungi para peternak dan masyarakat luas.
Sistem ini mengandalkan drone navigasi otomatis bernama BB102. Drone ini memang dirancang secara spesifik untuk satu misi: mengusir burung liar dari area peternakan dengan efektif.
Uniknya, drone ini tidak menembakkan satu sinar laser pekat. Lasernya dipecah menjadi banyak sinar, sebuah metode cerdas untuk mencakup area lebih luas tanpa membahayakan.
Dilaporkan oleh Tom's Hardware, laser ini menggunakan kombinasi sinar merah dan hijau. Warna-warna ini terbukti efektif untuk mengusir merpati, gagak, hingga rusa sekalipun.
Lasernya juga berkedip secara acak. Tujuannya agar burung dan hewan lain tidak terbiasa dengan polanya, sehingga efek kejutnya tetap maksimal dan efektif sebagai pengusir.
Untuk membantu para peternak mengadopsi teknologi ini, tersedia subsidi dari pemerintah daerah. Ini adalah langkah positif untuk memodernisasi sektor peternakan skala kecil sekalipun.
Dikutip dari Tom's Hardware, metode drone laser otomatis ini dinilai jauh lebih unggul daripada cara manual, penggunaan suara, atau bahan kimia. Lebih efisien dan pastinya lebih aman.
Kecepatan adalah keunggulan utama sistem ini. Drone dapat bertindak cepat untuk mengusir burung, mencegah penyebaran virus melalui kotoran sebelum menyebar luas di peternakan.
Tujuan jangka panjangnya adalah memutus mata rantai penyebaran flu burung dari satwa liar. Ini bukti nyata bagaimana teknologi memecahkan masalah krusial di dunia nyata.
Jika teknologi ini berhasil, dampaknya bisa sangat besar bagi pertanian global. Nah, menurut kalian, apakah drone laser ini akan menjadi standar baru di masa depan? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung