Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Resmi! VinFast Bangun Pabrik EV Rp4,8 Triliun di Subang, Serap 15.000 Tenaga Kerja

Toar Rotulung • 2025-12-23 10:41:40
2.500 unit mobil VinFast dikirim dari Vietnam ke Indonesia.
2.500 unit mobil VinFast dikirim dari Vietnam ke Indonesia.

Jagosatu.com – VinFast resmi mengumumkan pembangunan pabrik kendaraan listrik atau electric vehicle EV di Subang Jawa Barat sebagai langkah besar ekspansi mereka di Asia Tenggara.

Pabrik ini menjadi fasilitas produksi kendaraan listrik VinFast pertama di Indonesia dan salah satu yang terbesar di kawasan ASEAN.

Nilai investasi awal yang digelontorkan VinFast untuk proyek ini mencapai sekitar Rp4,8 triliun yang menunjukkan keseriusan mereka masuk ke pasar otomotif nasional.

Menurut CNBC Indonesia VinFast menyebutkan bahwa pembangunan pabrik ini akan membuka lapangan kerja langsung hingga 15.000 tenaga kerja lokal.

Lokasi Subang dipilih karena dinilai strategis dari sisi logistik kedekatan dengan pelabuhan serta dukungan kawasan industri yang terus berkembang.

Pabrik ini nantinya akan memproduksi berbagai model mobil listrik VinFast yang ditujukan untuk pasar Indonesia dan ekspor.

Menurut Metro TV News peresmian pembangunan pabrik ini dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Kehadiran pemerintah dalam peresmian ini menandakan bahwa proyek VinFast mendapat dukungan penuh dari negara.

Pabrik EV sendiri adalah fasilitas manufaktur yang khusus memproduksi kendaraan berbasis listrik mulai dari bodi baterai hingga perakitan akhir.

Dengan adanya pabrik EV di dalam negeri Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar tetapi juga produsen kendaraan listrik.

Menurut ZigWheels Indonesia investasi VinFast di Subang juga mencakup pengembangan rantai pasok lokal.

Rantai pasok lokal berarti komponen kendaraan akan melibatkan industri dalam negeri seperti pabrik baterai kabel dan komponen pendukung lainnya.

Hal ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah di sekitar kawasan pabrik.

Selain tenaga kerja langsung pabrik ini juga diperkirakan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja tidak langsung.

Menurut JPNN Jawa Barat fasilitas produksi VinFast di Subang ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap setelah tahap konstruksi selesai.

Kapasitas produksi awal pabrik ini diperkirakan mencapai puluhan ribu unit kendaraan listrik per tahun.

Dalam jangka panjang kapasitas tersebut bisa ditingkatkan seiring permintaan pasar yang terus tumbuh.

Menurut Reuters VinFast bahkan berencana meningkatkan total investasinya di Indonesia hingga mendekati satu miliar dolar AS.

Indonesia dipandang sebagai pasar potensial karena jumlah penduduk besar dan dukungan pemerintah terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Kendaraan listrik sendiri adalah mobil yang menggunakan motor listrik dan baterai tanpa bahan bakar bensin atau solar.

Penggunaan EV dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang.

Pemerintah Indonesia menargetkan percepatan adopsi kendaraan listrik untuk mengurangi polusi udara dan ketergantungan impor BBM.

Masuknya VinFast juga memperketat persaingan industri otomotif nasional yang sebelumnya didominasi merek Jepang dan Korea.

Konsumen diharapkan mendapat lebih banyak pilihan mobil listrik dengan harga yang lebih kompetitif.

Dengan pembangunan pabrik ini VinFast menegaskan komitmennya menjadikan Indonesia sebagai basis produksi EV di Asia Tenggara.

Proyek ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya ekosistem kendaraan listrik yang lebih kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

VYR

Editor : Toar Rotulung
#Mobil Listrik #Investasi Asing #vinfast #Subang #industri otomotif #Pabrik EV