JagoSatu.com - Apple dilaporkan siap tancap gas lewat ekspansi lini "Ultra" dan produk baru lainnya. Strategi Tim Cook ini bertujuan menyasar semua orang, mulai dari pemburu barang murah hingga para "whale" yang hobi belanja perangkat super premium.
MacBook Neo diprediksi menjadi produk yang benar-benar menggebrak pasar. Apple menekan biaya produksi dengan menggunakan chip A18 Pro agar bisa dijual seharga $599 saja. Sepertinya, Apple mulai serius ingin menyerang pasar laptop murah seperti Chromebook.
Laptop ini sangat direkomendasikan untuk mahasiswa atau pekerja kantoran yang hanya butuh browsing dan pengeditan ringan. Pada dasarnya, MacBook Neo adalah iPad Pro yang menjalankan sistem operasi sungguhan, sebuah kemenangan besar bagi pengguna yang butuh efisiensi.
Dilansir oleh Bloomberg, Apple kemungkinan bakal membuang nama SE yang sering bikin pusing dan menggantinya dengan merek Neo. Nama "Neo" terasa jauh lebih modern dibandingkan "SE" yang sering dianggap sebagai singkatan untuk teknologi yang sedikit ketinggalan zaman.
iPhone lipat juga segera hadir dengan layar dalam masif yang sanggup mengungguli ponsel lainnya. Ponsel kelas "Ultra" ini diperkirakan punya sensor di bawah layar dengan harga mencapai $2.000. Harga tersebut memang fantastis, tapi peminatnya pasti tetap banyak.
Inovasi unik lainnya muncul pada AirPods generasi terbaru yang kemungkinan dinamai AirPods Ultra. Dikutip dari Bloomberg, perangkat ini kabarnya akan dilengkapi kamera khusus untuk mengirimkan data ke Siri. Meski ada isu privasi serius, teknologi "visual intelligence" ini sangat menarik.
MacBook Pro juga bakal punya kasta "Ultra" dengan layar OLED yang mendukung fitur sentuh. Ini adalah langkah putar balik paling drastis dari Apple yang selama ini enggan memberikan layar sentuh pada Mac. Namun, harganya diprediksi naik sekitar 20%.
Apple juga sedang bereksperimen mengembangkan iMac dengan prosesor yang lebih bertenaga serta ukuran layar lebih besar. Walaupun pembaruan terdekat hanya fokus pada pilihan warna baru, kehadiran iMac super premium berlayar 32 inci sudah sangat dinantikan oleh penggemar.
Dari sisi manufaktur, Apple mulai menggunakan teknologi canggih berupa "aluminium cetak 3D" untuk casing perangkatnya. Proses ini diklaim lebih hemat logam dan efisien. Teknologi ini sudah diuji pada Apple Watch Ultra dan kemungkinan besar merambah ke iPhone.
Dikutip dari Bloomberg, penggunaan cetak 3D aluminium ini bertujuan menurunkan biaya dan mempercepat produksi perangkat masa depan. Harapannya, efisiensi biaya produksi ini juga bisa berdampak positif pada harga jual yang sampai ke dompet kita sebagai konsumen.
Tahun ini, Mac Studio, Mac mini, dan iMac baru juga diperkirakan bakal hadir di pasaran. Meskipun model Studio dan mini tampilannya mungkin mirip banget dengan versi sekarang, setidaknya iMac akan mendapatkan penyegaran tampilan agar tidak terasa membosankan.
Para profesional video yang butuh akurasi warna ekstrem bisa melirik Studio Display XDR seharga $3.000. Dikutip dari Bloomberg, monitor ini dibekali panel mini-LED dengan refresh rate tinggi. Harga tersebut memang sangat tinggi untuk sebuah monitor tanpa CPU.
Mengenai performa, chip M5 kabarnya membawa peningkatan sekitar 15% hingga 30%. Sebenarnya, kita sudah sampai di level di mana performa hardware sudah melampaui kebutuhan harian. Jika sudah punya M4, rasanya sulit merekomendasikan untuk upgrade lagi.
Strategi perluasan pasar Apple bahkan menyentuh aksesori seperti Apple Pencil yang kini punya versi murah dan mahal. Apple ingin mendominasi setiap kategori harga, mulai dari puluhan dolar hingga ribuan dolar, agar tidak ada celah bagi kompetitor lain.
Apple sedang menjalankan strategi dua kaki: MacBook Neo murah untuk masyarakat umum dan MacBook Ultra mewah untuk kalangan elit. Nah, di antara semua bocoran ini, mana yang paling membuat kalian tidak sabar untuk menantikannya? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung