JAGOSATU.COM-Aksi arogan dan tak terpuji Djohns Sineri Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Daerah Pemilihan Minut-Bitung, dilakukan kepada wartawan saat meliput kegiatan Press Conference di Mapolsek Tomohon Tengah, Kamis (15/6) lalu.
Djohns Sineri yang kala itu datang menjenguk putranya yang terlibat kasus pencurian. Membentak para wartawan bahkan hampir merampas handphone salah satu wartawan media cetak. Dirinya pun mengancam akan menuntut para jurnalis yang meliputi pada waktu itu.
"Jangan foto Saya!. Tolong saling menghargai," ujarnya sembari mencoba merampas handphone salah satu wartawan.
Tak sampai di situ, Djohns pun sempat mengakui dirinya juga sebagai wartawan senior. Sontak, adu mulut antar wartawan dan calon wakil rakyat ini tak terelakkan.
Djohns keberatan jika dirinya dibawa-bawa dalam pemberitaan kasus pencurian yang menjadikan anaknya tersangka.
"Jangan bawa-bawa nama saya di kasus ini," ucapnya.
Setelah meluapkan emosi dan kekesalannya. Djohns Sineri akhirnya memberikan klarifikasi.
Menurutnya dia sama sekali tak pernah menyuruh anaknya terlibat kasus pencurian bahkan sampai terancam pidana penjara.
"Saya ingin klarifikasi dulu kehadiran saya di sini. Sebagai orang tua dari Josua, saya tidak pernah menyuruh anak ini untuk melakukan tindakan melanggar hukum. Kedua anak ini sudah tinggal di rumah calon istrinya di Pinasungkalan, bukan lagi di Girian Permai," aku Djohns.
"Kemarin saja, saya tak tau kalau dia pesan mobil (mobil yang digunakan para tersangka saat beraksi), untuk mencuri di Tomohon," jelasnya.
Adapun sebelumnya, Tim Resmob Polsek Tomohon Tengah, meringkus tiga orang tersangka kasus pencurian yang sempat beraksi di 2 lokasi. Masing-masing di Kompleks Pasar Beriman, serta di salah satu warung di Kelurahan Talete Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.
Ketiga tersangka masing-masing, DP alias Deily 35 Warga Mapanget Talawaan Kecamatan Manado (35), VL alias Vanda Warga Pinasungkulan Bitung dan JS alias Josua Warga Girian Bitung. (yol)
Editor : Julius Laatung