JAGOSATU.COM--Nasib kurang beruntung dialami SK alias Sarce (28), Warga Kelurahan Woloan Satu Utara, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon.
Dirinya jadi korban penganiayaan secara bersama-sama oleh HT alias Hetty (39) dan Jingga (bukan nama sebenarnya, red), Jumat (14/7) kemarin.
Dijelaskan Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK, alasan kedua pelaku yang diduga ibu dan anak menganiaya korban Sarce. Hanya karena korban dianggap jadi selingkuhan suami terduga pelaku Hetty.
"Benar, ada laporan yang masuk dari Kelurahan Woloan Satu Utara, dimana ada salah satu warga yang jadi korban penganiayaan, Jumat 14 Juli kemarin," ungkap Kompol Arie, Sabtu (15/7).
Diterangkan perwira polisi satu melati ini, atas laporan masyarakat dan perangkat kelurahan. Kedua terduga pelaku kini sudah diamankan di Mapolsek Tomohon Tengah, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kedua pelaku menganiaya Sarce, karena cemburu dan geram korban sering berinteraksi dengan suami Hetty, lewat aplikasi pesan singkat WhatsApp. Puncaknya kemarin, saat keduanya berjalan-jalan di Lingkungan III Kelurahan Woloan Satu Utara. Kemudian di saat yang sama melihat korban sedang berjalan. Tak tunggu lama, keduanya menghampiri korban, pelaku Hetty langsung menyiram air merica yang sudah dibawa sebelumnya. Sementara Jingga ikut mendaratkan pukulan ke wajah korban. Alhasil korban mengalami luka lebam di bagian wajah," beber Kompol Arie yang juga didampingi Kanit Resmob Polsek Tomohon Tengah Aipda Yanny Watung. (yol)
Editor : Julius Laatung