Jalur Manado Tomohon Sulit Diperlebar

Nur Fadilah • Dipublikasikan Selasa, 1 Agustus 2023 | 09:47 WIB
Jalur Manado-Tomohon saat macet dan foto Kepala BPJN Sulutgo Hendro Satrio
Jalur Manado-Tomohon saat macet dan foto Kepala BPJN Sulutgo Hendro Satrio

JAGOSATU.COM -Kian menumpuknya arus dan volume kendaraan di akhir pekan pada jalur Manado-Tomohon membuat warga meminta agar diperlebar.

Akan tetapi Balai Pemelihara Jalan Nasional (BPJN) XV Sulawesi Utara-Gorontalo (Sulutgo) menilai hal itu sulit diwujudkan.

Kepala BPJN XV Sulutgo Hendro Satrio ST, MT menjelaskan jalan nasional jalur Manado–Tomohon sudah sesuai standar yakni sekira 7 hingga 8 meter.


BPJN yang berkantor di Jalan Raya Manado–Bitung, Suwaan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, menuturkan peluang pelebaran jalan Manado–Tomohon terkendala kondisi lahan.

‘’Kami sangat tahu kondisinya.

Yang sebelah kiri jurang, sebelah kanan bukit.

Tak bisa lagi diperlebar, kecuali dilakukan pemeliharaan rutin,” terangnya akhir pekan lalu.


Meski sudah diukur beberapa waktu lalu, karena melihat volume kendaraan di akhir pekan yang lumayan numpuk di jalur itu, setelah diperhitungkan masak-masak, kondisi lahan untuk dilakukan pelebaran sulit dilakukan lagi.


Akan tetapi BPJN kata Hendro Satrio tidak mau terpaku dengan situasi itu.

Pemeliharaan jalan intens dilakukan.

Pun kwalitas jalan tetap berlandaskan standar nasional. ‘’Apabila hari Senin sampai Kamis, mungkin akan tampak lapang.

Tapi, bila Jumat-Minggu, lalu lintas sangat padat.

Hingga menyebabkan kemacetan di beberapa titik.

Wajar sebab akhir pekan biasanya warga Minahasa yang bekerja di Manado, akan pulang kampung.

Lagi pula jalur Manado-Tomohon turut menghubungkan salah satu Kabupaten di BMZ yakni Bolmong Timur.

Itulah sebabnya, lalu lintas sangat padat dan jalan terlihat lebih kecil saking numpuknya kendaraan.


Andai saja lahannya memadai, kata Satrio, BPJN sudah melakukan pelebaran.

Tapi, begitu dicek dengan seksama, sudah sulit diwujudkan. ‘’Kami putuskan melakukan pemeliharaan secara berkala.

Langsung mengaspal mana yanb sudah berlubang dan termasuk membuat Resting Area di persimpangan Tinoor dan Pineleng depan Polsek sampai BP POM,” ucapnya.


Terhadap situasi ini ia mengimbau warga untuk memaklumi sebab kondisi alam yang membuat mereka tidak memungkinkan melakukan pelebaran.

Ia berharap ke depan nanti aka nada jalan tol yang menghubungkan Manado-Tomohon dalam rangka memecahkan problem macet di akhir pekan di jalur tersebut.(mpd)

Editor : Nur Fadilah
Tomohon BPJN SULUTGO Manado