
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus bebas dari segala bentuk pungutan.
Penegasan ini disampaikan Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Minggu (7/6), di mana ia meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan.
Komitmen ini disambut meriah oleh warga Denpasar, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kebijakan pendidikan yang pro-rakyat.
Pernyataan Presiden Prabowo menggarisbawahi upaya pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di jenjang Sekolah Rakyat.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Bali ini menjadi sorotan utama, terutama karena fokusnya pada sektor pendidikan.
Peninjauan langsung ke SRMP 17 Tabanan memberikan gambaran nyata tentang kondisi dan kebutuhan sekolah-sekolah rakyat di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Ia menyatakan bahwa tidak boleh ada hambatan finansial yang menghalangi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak, terutama di sekolah-sekolah yang didirikan untuk rakyat.
Kebijakan bebas pungutan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan mendorong lebih banyak anak untuk bersekolah.
Ini juga merupakan bagian dari visi pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan.



