Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Di Bolmong Akan Ada Lokasi Wisata Buah

Nur Fadilah • 2023-07-28 10:46:34

Lokasi Kebun wisata buah dan bendungan Lolak
Lokasi Kebun wisata buah dan bendungan Lolak

JAGOSATU.COM
-Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tak lama lagi akan dibangun tempat wisata buah-buahan.

Tentu banyak yang penasaran.

Di mana lokasinya? Di beberapa kota di Indonesia, wisata buah banyak dikunjungi warga.


Seperti di Taman Mekarsari Bogor, Wisata Petik Strawberry Ciwidey yang merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan yang ada di wilayah Bandung, Wisata Kebun Kurma Pasuruan dan Agrowisata Kampung Durian Jombang.

Baca Juga: Dies Natalis ke-16 IAKN Manado, Gelar Seminar Ilmiah, Jangkau Guru PAK-Pengawas-Penyuluh

Nah, jika tak ada aral melintang, dipastikan di Bolmong wisata buah akan hadir pada September 2023 mendatang.

Bolmong memang gencar membangun berbagai infrastruktur.

Di bawah kendali Penjabat Bupati Ir Limi Mokodompit, daerah yang dulunya dijuluki Lumbung Beras Sulut itu sadar harus bekerja ekstra guna mengejar dan mensejajarkan diri dengan daerah-daerah lainnya.

Apalagi ibukota Bolmong, yang tadinya di Kotamobagu, setelah pemekaran malah sang induk yang ‘terusir’. Kotamobagu lantas jadi Kota dan Bolmong memilih Lolak sebagai Ibukota Baru.

Baca Juga: China Waspadai Topan Doksuri yang Menguat, Naikkan Status Tanggap Darurat

Selain terus membangun infrastruktur, kawasan wisata pun digenjot.

Salahs atunya tempat wisata buah.

Lokasinya dibangun di sekitar areal Bendungan Lolak.

Bendungan itu saat ini sedang dalam proses perampungan.

“Mirip Bendungan Kuwil, Kwangkoan Minut.

Bendungan Lolak juga akan jadi lokasi wisata, termasuk wisata kebun buah,” kata Kepala Balai Wilayah Sungai Sulut I Komang Sudana, Senin (24/7).

Selain lokasi wisata buah, bendungan tersebut akan jadi pembangkit listrik tenaga makro.

“Tentu pula jadi pengendali banjir.

Bisa mereduksi 29 persen, kemudian daerah irigasi Lolak sebesar 2400 hektare, serta penyediaan air baku 500 liter per detik,” katanya.

Komang menjabarkan pekerjaan bendungan saat ini sudah 97 persen.

Seluruh strukturnya sudah rampung.

‘’Namun untuk menggenangi waduk tersebut, musti dibereskan masalah hutan produksi terbatas yang dikelola masyarakat sebesar 67 hektare dengan 54 bidang tanah,” katanya.

Sedangkan untuk perampungan tahap akhir bendungan, ini bergantung pada keluarnya SK Gubernur Sulut mengenai santunan ganti rugi lahan.

Jika SK segera keluar dan proses pembayaran ganti rugi selesai awal Agustus, maka pengerjaan bisa dipercepat. “Kita genangi waduk itu dengan air pada Agustus akhir selama sebulan, mudah mudahan rampung akhir September,” katanya.

Ia berharap Waduk itu akan diresmikan Presiden Jokowi.

Sementara Sekprov Sulut Steve Kepel, mengatakan ganti rugi siap diberikan kepada warga.

Namun ada mekanismenya. “Berdasarkan pendataan dan validasi dilakukan pengumuman, dan sudah dilakukan sebanyak dua kali.

Karenakan ada keberatan dan sanggahan dari pemilik lahan, maka pengumuman dilakukan secara luas, bukan cuma di balai desa, tapi diumumkan lewat surat kabar,’’ tutur Kepel.

“Sesudah diumumkan dan tidak ada keberatan kemudian dinilai oleh Appraisal dan hasil ini direview oleh BPKP, nilai yang harus diganti untung kepada masyarakat sebesar Rp5,3 miliar.

Kemudian keluar review dikirim ke tim terpadu,” urainya.

Lalu dilakukan musyawarah untuk menentukan jenis ganti rugi.

Apabila ada masyarakat belum menerima ganti rugi maka akan dilakukan penitipan di pengadilan. ‘’Ini akan kita lakukan segera.

Satunannya diberikan maksimal 12 hari kerja setelah keluar SK Gubernur Sulut, untuk proses pemberian satunan pembayaran ganti rugi bagi masyarakat terdampak Bendungan Lolak,” ungkapnya.(mpd)

Editor : Nur Fadilah
#bolmong #wisata buah