Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Melambat, UKM Dipaksa Berubah Cara Jualan agar Tetap Bertahan

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com - Perlambatan ekonomi global membuat banyak pelaku Usaha Kecil dan Menengah atau UKM harus memutar otak agar bisnis mereka tidak gulung tikar.

UKM adalah usaha berskala kecil yang biasanya dijalankan keluarga atau perorangan dengan modal terbatas.

Saat daya beli masyarakat menurun, produk UKM menjadi salah satu yang paling terdampak.

Advertisement

Banyak UKM mengeluhkan penjualan yang turun karena konsumen lebih memilih menahan uang.

Menurut laporan The Jakarta Post, UKM di Asia Pasifik mulai melakukan modernisasi agar tetap bisa bersaing.

Modernisasi yang dimaksud adalah perubahan cara berjualan dan mengelola usaha.

Salah satu langkah yang paling banyak dilakukan adalah beralih ke penjualan online.

Platform digital seperti marketplace dan media sosial kini menjadi andalan baru UKM.

Selain itu, pembayaran digital juga mulai digunakan untuk memudahkan transaksi.

Pelaku UKM menilai sistem digital lebih praktis dan bisa menjangkau pembeli lebih luas.

Di sisi lain, biaya bahan baku yang naik juga menjadi tantangan besar.

Kenaikan harga bahan membuat keuntungan UKM semakin tipis.

Beberapa UKM menyiasatinya dengan mengurangi ukuran produk tanpa menurunkan kualitas.

Ada juga yang memilih fokus ke produk yang paling laku saja.

Menurut The Jakarta Post, pelatihan digital dari pemerintah sangat membantu UKM.

Pelatihan tersebut mengajarkan cara promosi online dan pengelolaan keuangan sederhana.

UKM yang cepat beradaptasi cenderung bisa bertahan lebih lama.

Sementara UKM yang menolak perubahan justru kesulitan bersaing.

Kondisi ini membuat pelaku usaha sadar bahwa cara lama tidak lagi cukup.

Ke depan, UKM diprediksi akan semakin bergantung pada teknologi digital.

Langkah adaptasi ini dinilai penting agar UKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi.

(J)

Advertisement

Artikel Terkait

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

Vanda Sarundajang: FPSL Dorong Bitung Menuju Kota Wisata

FPSL merupakan sarana melestarikan budaya, serta peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM serta Ekraf.

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah Kejar Pertumbuhan 5,8-6,5 Persen di 2027, Andalkan Investasi dan Konsumsi

Pemerintah mulai menyiapkan fondasi untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dalam dua tahun ke depan. Pada 2027, ekonomi nasional dipatok tumbuh di kisaran 5,8-6,5 persen sebagai tahap awal menuju....

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Biaya Admin Marketplace Wajib Transparan hingga Prioritaskan UMKM Lokal

Pemerintah memperketat tata kelola perdagangan digital di tengah pertumbuhan pesat industri e-commerce nasional. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer