Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Modal Asing Masuk Rp240 Miliar ke Indonesia, Pasar Keuangan Tetap Menarik Investor

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com - Aliran modal asing kembali masuk ke Indonesia pada pekan ketiga Desember 2025.

Modal asing adalah dana investasi yang berasal dari luar negeri.

Menurut Kontan, nilai modal asing yang masuk tercatat mencapai Rp240 miliar.

Advertisement

Dana tersebut masuk ke pasar saham dan surat utang negara.

Surat utang negara adalah instrumen pinjaman pemerintah kepada investor.

Masuknya modal asing menandakan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.

Advertisement

Stabilitas ekonomi menjadi faktor utama yang menarik minat investor global.

Kebijakan moneter Bank Indonesia dinilai cukup menjaga kestabilan pasar.

Suku bunga yang terkontrol membuat pasar keuangan tetap menarik.

Selain itu, inflasi yang terjaga juga menjadi faktor positif.

Investor asing cenderung mencari negara dengan risiko rendah dan pertumbuhan stabil.

Indonesia dinilai memiliki prospek ekonomi yang baik di kawasan Asia Tenggara.

Arus modal asing membantu memperkuat nilai tukar rupiah.

Ketika modal asing masuk, permintaan rupiah meningkat.

Hal ini berdampak positif pada stabilitas kurs mata uang.

Pasar saham juga mendapatkan sentimen positif dari aliran dana ini.

Beberapa saham unggulan mengalami kenaikan harga.

Pemerintah terus berupaya menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Regulasi yang jelas dan stabil menjadi kunci menarik investor asing.

Kepercayaan investor global penting untuk mendukung pembangunan nasional.

Masuknya modal asing menjadi sinyal positif menjelang tahun 2026.

(J)

Advertisement

Artikel Terkait

DPMPTSP Minahasa Ajak Pelaku Usaha dan Investor Pahami Insentif Investasi Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

DPMPTSP Minahasa Ajak Pelaku Usaha dan Investor Pahami Insentif Investasi Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan daya tarik investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa. 

BI: Rupiah Anjlok Lagi karena Tensi Timteng dan Permintaan Dolar AS

BI: Rupiah Anjlok Lagi karena Tensi Timteng dan Permintaan Dolar AS

MENURUT Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara, gejolak di pasar keuangan menjadi sinyal bahwa persoalan tata kelola Makan Bergizi Gratis belum terselesaikan. Kondisi..

Hari Ini Rupiah Berpotensi Sentuh Rp 18 Ribu Per USD

Hari Ini Rupiah Berpotensi Sentuh Rp 18 Ribu Per USD

Nilai tukar rupiah kembali tertekan tajam pada perdagangan Kamis (28/5). Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia (UI) Teuku Riefky menilai, tekanan itu lebih banyak dipengaruhi faktor....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer