Jagosatu.com - Keputusan EVOS Esports melepas Sutsujin ke RRQ benar-benar mengguncang dunia esports Indonesia. Banyak yang tidak menyangka EVOS, tim legendaris dengan segudang prestasi, rela melepas talenta terbaiknya ke rival berat mereka. Para Fams EVOS pun langsung galau melihat Sutsujin kini bersinar terang bersama RRQ Hoshi.
Sutsujin: Dari Harapan EVOS Jadi Andalan RRQ
Sutsujin bukanlah pemain sembarangan. Sejak musim ke-10, ia dipercaya menjadi jungler utama EVOS. Sayangnya, pada musim 10 dan 12, EVOS gagal melaju ke babak playoff meski Sutsujin sudah berjuang keras.
Sutsujin sempat meraih gelar juara WCG di Korea bersama EVOS Icon. Setelah itu, ia dipinjamkan ke tim Malaysia, King Empire. Saat kembali ke EVOS, harapan besar ada padanya. Namun, EVOS justru membuat keputusan mengejutkan dengan menjual Sutsujin ke RRQ sebelum MPL ID Season 14 dimulai.
Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan EVOS
Alasan di balik keputusan ini akhirnya terungkap dalam wawancara eksklusif dengan ONE Esports. ONER, Head of Esports Performance EVOS Esports, mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Menurutnya, EVOS sebenarnya sudah punya rencana untuk Sutsujin.
Namun, menjelang penutupan roster, tawaran dari RRQ tiba-tiba datang. Sutsujin pun membuat keputusan yang tidak terduga. ONER menjelaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan pilihan Sutsujin.
Transfer Kontroversial yang Berujung Manis
EVOS tidak memaksa menjual Sutsujin karena alasan tertentu. Sutsujin memang ingin bermain di MPL dan melihat peluang lebih besar di RRQ. Meski sempat diragukan, Sutsujin kini menjadi salah satu pilar kekuatan RRQ Hoshi di MPL ID Season 14.
Dengan konsistensi dan keahliannya, Sutsujin membuktikan diri sebagai senjata mematikan di tim barunya. Keputusan transfer yang sempat mengejutkan ini ternyata membawa hasil manis. Apakah Sutsujin akan membawa kejayaan baru bagi RRQ? Yang pasti, drama ini masih akan terus berlanjut!
(joshuakussoy)