Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Pariwisata Berkelanjutan atau Cuma Tipuan? Bongkar Rahasia Greenwashing di Indonesia!

ALengkong • 2025-08-28 09:45:54

Jagosatu.com

Pariwisata Hijau atau Greenwashing? Bongkar Rahasia Tersembunyi di Balik Wisata Indonesia!
Pariwisata Hijau atau Greenwashing? Bongkar Rahasia Tersembunyi di Balik Wisata Indonesia!

Pariwisata berkelanjutan kini sedang populer, tetapi ada bahaya tersembunyi yang disebut greenwashing.

Greenwashing adalah praktik ketika suatu perusahaan atau destinasi wisata mengaku ramah lingkungan, padahal kenyataannya tidak.

Istilah ini berasal dari kata green (hijau) dan washing (pencucian), yang artinya menutupi fakta dengan klaim palsu.

Di Indonesia, isu greenwashing mulai muncul seiring meningkatnya tren pariwisata hijau dan ramah lingkungan.

Menurut UNWTO, pariwisata berkelanjutan harus memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat lokal.

Namun dalam praktiknya, tidak semua destinasi benar-benar menerapkan prinsip tersebut secara nyata.

Banyak tempat wisata yang hanya menempelkan label “eco-friendly” atau “green” sebagai strategi pemasaran.

Dilansir dari Liputan6, sejumlah pakar menilai greenwashing dapat merugikan wisatawan maupun masyarakat sekitar.

Wisatawan bisa tertipu karena mengira telah berkontribusi pada lingkungan padahal sebenarnya tidak.

Masyarakat lokal juga bisa terdampak karena keuntungan pariwisata tidak digunakan untuk mendukung kehidupan mereka.

Contohnya, ada hotel yang mengklaim hemat energi, tapi tetap membuang limbah tanpa pengolahan yang benar.

Ada pula destinasi yang menjual paket wisata “konservasi alam”, tetapi hanya fokus pada keuntungan bisnis.

Fenomena ini membuat publik perlu lebih kritis terhadap klaim “ramah lingkungan” dari pelaku pariwisata.

Menurut WWF, wisatawan harus memeriksa apakah ada sertifikasi resmi seperti eco-label yang terpercaya.

Jika hanya berupa klaim tanpa bukti nyata, besar kemungkinan itu hanyalah praktik greenwashing.

Di sisi lain, pemerintah juga memiliki peran penting dalam mengawasi klaim-klaim keberlanjutan ini.

Tanpa regulasi yang jelas, greenwashing bisa semakin marak dan mencoreng citra pariwisata Indonesia.

Pakar menilai, pariwisata berkelanjutan yang asli harus memberi manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Dengan begitu, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga membantu menjaga kelestarian.

Jadi, pertanyaan besarnya: apakah kita sedang mendukung pariwisata berkelanjutan sungguhan, atau hanya tipuan greenwashing belaka?

(m)

Editor : ALengkong
#FaktaWisata #PariwisataBerkelanjutan #Greenwashing #TravelTips #WisataIndonesia #EcoTourism