Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tantangan Baru bagi Keamanan Global, Korea Utara Memperlihatkan Kemampuan Rudal Hwasong

A

 

Peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-18 di lokasi yang dirahasiakan dalam foto yang dirilis Kantor Berita Korea Utara KCNA (14/4/2023).
Peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-18 di lokasi yang dirahasiakan dalam foto yang dirilis Kantor Berita Korea Utara KCNA (14/4/2023).


Advertisement

JAGOSATU.com - Korea Utara menggelar parade militer malam hari di Pyongyang untuk merayakan 70 tahun gencatan senjata yang mengakhiri Perang Korea 1950-1953. Dalam parade tersebut, negara tersebut memamerkan rudal antarbenua atau Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) Hwasong-17, serta ICBM berbahan bakar padat Hwasong-18.

Acara ini dihadiri oleh Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yang terlihat mengamati parade militer di Kim Il Sung Square pada Kamis malam.

Selain memamerkan rudal, media pemerintah Korea Utara pada Jumat juga melaporkan bahwa negara tersebut turut memperlihatkan kendaraan udara tak berawak.

Advertisement

Parade militer ini juga menarik perhatian para pejabat senior dari China dan Rusia yang turut hadir sebagai tamu spesial.

Perang Korea berakhir dengan Kesepakatan Gencatan Senjata pada tanggal 27 Juli 1953. Korea Utara mengklaim kemenangan dalam pertempuran tersebut, yang mereka sebut sebagai Perang Besar Pembebasan Tanah Air.

Negara tersebut memperingati tanggal penandatanganan gencatan senjata sebagai Hari Kemenangan.

Advertisement

Dalam acara parade militer ini, rezim Korea Utara menunjukkan kemampuan militernya dengan memamerkan senjata baru yang menggunakan teknologi tinggi.

Parade ini merupakan yang kedua dalam waktu sekitar lima bulan, dan diadakan setelah situasi tegang akibat uji coba rudal Pyongyang. (Antara)

Advertisement

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer