Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jepang Lepas Cadangan Minyak Terbanyak Sepanjang Sejarah

P

HARGA NAIK: Papan di SPBU menunjukkan harga bensin reguler sebesar 182 yen per liter di Tokyo pada Rabu (18/3).
HARGA NAIK: Papan di SPBU menunjukkan harga bensin reguler sebesar 182 yen per liter di Tokyo pada Rabu (18/3).


Advertisement

TOKYO – Pemerintah Jepang bersiap menghadapi ancaman krisis energi dengan langkah drastis. Perdana Menteri Sanae Takaichi mengumumkan pelepasan cadangan minyak terbesar sepanjang sejarah negara tersebut. Ini karena munculnya kekhawatiran terganggunya pasokan akibat konflik Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

 

Langkah ini mencakup pelepasan cadangan minyak sektor swasta setara 15 hari konsumsi, serta cadangan milik negara yang mulai digelontorkan pekan ini. Menurut The Guardian, kebijakan tersebut diambil karena meningkatnya risiko gangguan jalur tanker di Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi dunia. Jepang, yang mengimpor lebih dari 90 persen kebutuhan minyak mentahnya dari Timur Tengah, dinilai sangat rentan jika jalur tersebut ditutup.

Advertisement

Secara total, sekitar 80 juta barel minyak atau setara 45 hari kebutuhan domestik yang akan disalurkan ke kilang dalam negeri. Jumlah ini 1,8 kali lebih besar dibandingkan pelepasan cadangan saat krisis nuklir bencana Fukushima 2011. Hingga akhir tahun lalu, Jepang tercatat memiliki cadangan sekitar 470 juta barel atau setara 254 hari konsumsi nasional.

"Jepang akan mulai menggunakan cadangan strategis nasionalnya pada hari Kamis (26/3)," kata Takaichi seperti dilansir dari Futunn.com.

 

 

Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan subsidi untuk menahan harga bensin di kisaran ¥170 per liter setara Rp 18.000, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor ¥190,8 per liter setara Rp 20.341. Subsidi ini akan dievaluasi setiap pekan mengikuti fluktuasi harga minyak global.

Kapal tanker Jepang sebenarnya akan datang dalam pekan ini. Menteri Perdagangan Ryosei Akazawa menyebut bahwa pada 28 Maret nanti kapal tanker Jepang akan sampai. Kapal tersebut melewati jalur alternatif.

Di tengah kekhawatiran krisis energi, pemerintah Jepang juga menghadapi potensi kepanikan publik. Beredar luas di media sosial isu kelangkaan barang kebutuhan pokok, termasuk tisu toilet, yang memicu aksi borong di sejumlah wilayah. (lyn/gas/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer