
TEHERAN - Di Washington DC, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku pada kemarin (5/4) pagi waktu setempat, "We got him!" Him yang dimaksud Trump di unggahan akun Truth Social-nya adalah pilot jet tempur F-15E Fighter yang jatuh ditembak Iran Jumat (3/4).
Namun, di Teheran, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf membalas lewat akun X-nya dengan mengunggah foto-foto pesawat militer AS yang jatuh di Isfahan, Iran Selatan, dalam rangka operasi penyelamatan sang pilot. Qalibaf lalu menyindir secara sarkastik melalui takarir, "Kalau AS memperolah tiga kali kemenangan seperti ini, mereka akan benar-benar hancur." Menurut Trump, sang pilot, seorang kolonel yang sangat dihormati, mengalami luka. "Namun, dia akan baik-baik saja," katanya seperti dikutip dari USA Today.
Kru pertama jet tempur yang jatuh itu telah diselamatkan tak lama setelah kejadian. Trump menyebut operasi penyelamatan itu tak diekspos dengan pertimbangan keselamatan kru kedua.
Mengutip New York Times, operasi penyelamatan itu melibatkan ratusan personel serta persenjataan militer canggih. Salah satu pesawat yang terlibat adalah pesawat serang Angkatan Udara AS A-10 "Warthog".
Baca Juga: Serdadu AS Bakal Disambut Satu Juta Pasukan Iran dan Hiu Teluk Persia
Nah, pesawat itulah yang juga ditembak jatuh Iran dalam operasi penyelamatan. New York Times dan CBS News juga mengonfirmasi hal tersebut dalam laporannya. Pilot pesawat tersebut kemudian menyelamatkan diri dengan kursi lontar ke Teluk Persia sebelum akhirnya dievakuasi.
Versi Teheran, mengutip Kantor Berita Tasnim, yang juga ikut tertembak jatuh dalam operasi penyelamatan di Isfahan adalah dua heli Black Hawk dan satu pesawat transportasi militer C-130.



