Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salip Amazon, SpaceX Jadi Perusahaan Terbesar Kelima Dunia Setelah Debut di Bursa Saham

P
STRATEGI EKSPANSI: Karyawan SpaceX merayakan penutupan pasar penawaran umum perdana SpaceX di Nasdaq Marketsite, New York, pekan lalu (12/6). (AFP)
STRATEGI EKSPANSI: Karyawan SpaceX merayakan penutupan pasar penawaran umum perdana SpaceX di Nasdaq Marketsite, New York, pekan lalu (12/6). (AFP)

Advertisement

 

LONDON – Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, berhasil menyalip Amazon dan masuk jajaran lima perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Kapitalisasi pasar SpaceX sempat mencapai titik tertinggi USD 2,97 triliun untuk melampaui Amazon di kisaran USD 2,65 triliun sebelum kemudian stabil di sekitar USD 2,66 triliun pada penutupan perdagangan.

Pergerakan tersebut terjadi di tengah akselerasi strategi ekspansi SpaceX yang tidak hanya berfokus pada sektor antariksa, tetapi juga merambah pengembangan teknologi berbasis akal imitasi (AI). Investor merespons langkah ini sebagai sinyal bahwa SpaceX sedang berevolusi menjadi entitas teknologi terintegrasi dengan skala pengaruh yang jauh lebih luas dari sebelumnya.

Advertisement

"SpaceX milik Elon Musk mampu melampaui Amazon sebagai perusahaan dengan nilai pasar terbesar kelima di dunia tak bisa lepas karena beberapa hari sebelumnya melakoni debut di bursa saham," tulis The Guardian.

Analis PitchBook, Franco Granda, menilai struktur valuasi tinggi SpaceX memberi perusahaan ruang lebih besar dalam melakukan akuisisi strategis tanpa tekanan pendanaan konvensional. "IPO (penawaran perdana saham ke publik, Red) memberikan SpaceX valuasi dan 'mata uang premium' untuk melakukan akuisisi besar hanya dalam hitungan hari setelah melantai di bursa," tutur Granda.

Advertisement

Akuisisi Cursor

Bukan hanya itu. SpaceX juga baru saja menyetujui pembelian startup di balik aplikasi coding berbasis AI, Cursor, senilai USD 60 miliar untuk memanfaatkan kesuksesan teknologi tersebut sebagai alat bantu pemrograman.

Akuisisi startup Cursor yang berada di bawah Anysphere memperkuat posisi SpaceX dalam ekosistem AI. Aplikasi coding berbasis AI tersebut telah digunakan oleh lebih dari satu juta pengembang, menjadikannya salah satu alat yang memiliki pengaruh besar dalam proses pengembangan perangkat lunak modern. Akses terhadap ekosistem ini dinilai strategis untuk memperkuat kapabilitas model AI internal SpaceX. (din/dns)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer