Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sajikan Hidangan Bertabur Semut, Koki di Korsel Terancam Penjara

P
LAYANI PELANGGAN: Koki restoran berbintang Michelin sedang menyajikan makanan di dapur di Seoul, Korea Selatan. (Foto: ED JONES/AFP)
LAYANI PELANGGAN: Koki restoran berbintang Michelin sedang menyajikan makanan di dapur di Seoul, Korea Selatan. (Foto: ED JONES/AFP)

Advertisement

 

SEOUL – Seorang koki sekaligus pemilik restoran berbintang Michelin di Korea Selatan terancam dipenjara setelah menyajikan hidangan penutup bertabur semut kepada pelanggannya. Jaksa menilai penggunaan semut sebagai bahan makanan melanggar aturan keamanan pangan yang berlaku di negara tersebut.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (22/7), jaksa menuntut terdakwa dengan hukuman satu tahun penjara. Perusahaan pengelola restoran juga dituntut membayar denda sebesar 20 juta won atau sekitar Rp 236 juta karena diduga melanggar Undang-Undang Sanitasi Makanan Korea Selatan.

Advertisement

Kuasa hukum pihak restoran mengatakan hanya sekitar 60 persen pelanggan yang memilih hidangan dengan taburan semut karena penyajiannya bersifat opsional. Mereka juga menegaskan semut hanya digunakan pada satu dari 15 hidangan dalam paket degustasi.

Pembela juga beralasan penggunaan semut sebagai bahan masakan telah lazim dilakukan di sejumlah negara, seperti Denmark, Inggris, dan Australia. Sang koki disebut telah menggunakan semut sebagai penambah rasa asam ketika bekerja di Amerika Serikat dan Eropa sehingga tidak mengetahui praktik tersebut dilarang di Korea Selatan.

Advertisement

"Saya meminta maaf atas insiden ini, yang timbul karena kegagalan saya untuk sepenuhnya memahami peraturan yang relevan," ujar terdakwa dalam pernyataan penutupnya, seperti dikutip The Strait Times. (lyn/gas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia-Korut Bangun Jalan Penghubung Moskow-Pyongyang

Rusia dan Korea Utara (Korut) hampir menyelesaikan pembangunan jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur penghubung baru antara Moskow dan Pyongyang melalui....

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Trump Diminta Desak Netanyahu Hentikan Kekerasan Tepi Barat

Ratusan mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel mendesak Presiden AS Donald Trump menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di....

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Apple Ciptakan Kacamata Pintar agar Privasi Lebih Terlindungi

Persaingan di pasar kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) mendorong Meta untuk menghadapi tantangan baru, yakni meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Kehadiran Apple yang dikabarkan akan mengedepankan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer