Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Bahan Bakar, Australia Gratiskan Transportasi Umum

P

SOLUSI SEMENTARA: Dermaga Macquarie di Sungai Derwent, Tasmania, Australia. Krisis BBM membuat pemerintah setempat menggratiskan transportasi feri.
SOLUSI SEMENTARA: Dermaga Macquarie di Sungai Derwent, Tasmania, Australia. Krisis BBM membuat pemerintah setempat menggratiskan transportasi feri.


Advertisement

MELBOURNE – Dua negara bagian di Australia mengambil manuver tidak biasa dalam menghadapi krisis bahan bakar minyak (BBM) imbas konflik di Timur Tengah yang tak kunjung usai. Pemerintah negara bagian Victoria dan Tasmania memutuskan untuk menggratiskan tarif transportasi umum.

Mengutip The Guardian, Minggu (29/3), kebijakan ini hanya bersifat sementara. Di Victoria, layanan transportasi umum akan digratiskan selama sebulan. Sementara di Tasmania, tarif AUD 0 ini berlaku hingga Juli mendatang.

 

Advertisement

Langkah ini diambil sebagai upaya mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Termasuk, ikhtiar menekan tingginya permintaan bahan bakar saat ini.

Pada Minggu (29/3), Kepala Pemerintahan Victoria Jacinta Allan mengatakan, bahwa seluruh layanan trem, kereta, dan bus metro maupun regional (V/Line) akan digratiskan mulai 31 Maret 2026. Kebijakan ini berlaku hingga akhir April. Kebijakan sementara ini diperkirakan akan memangkas pendapatan negara sekitar USD 71 juta (sekitar Rp730 miliar).

Allan menegaskan, jika dirinya akan melakukan segala hal yang bisa dia kendalikan guna membantu warga menghadapi kenaikan harga BBM. "Ini adalah langkah sementara untuk meringankan biaya hidup—kebijakan ini akan mengurangi pengeluaran bensin Anda dan membantu Anda berhemat. Ini memang tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi merupakan langkah nyata untuk membantu warga Victoria saat ini, sementara kami terus mencari solusi baru lainnya," kata Allan dalam pernyataan resmi.

Advertisement

 

Selama periode gratis di Victoria, pemerintah menjamin semua gerbang Myki (kartu transportasi di sana) akan dibuka sehingga penumpang tidak perlu melakukan tap-in. Bagi penumpang yang tidak sengaja melakukan tap dan saldonya terpotong, mereka dapat mengajukan pengembalian dana.

Menteri Transportasi Umum Victoria, Gabrielle Williams, memprediksi kebijakan ini akan disambut positif. Transportasi umum akan menjadi lebih ramai sehingga perlu ada penambahan armada. "Kami memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang kereta, bus, dan trem selama sebulan ke depan. Itulah sebabnya sangat penting bagi kami untuk menambah ribuan jadwal layanan baru," paparnya.

 

 

Di saat yang hampir bersamaan, Kepala Pemerintahan Tasmania, Jeremy Rockliff, juga mengumumkan kebijakan yang serupa. Di mana, layanan bus dan kapal feri Sungai Derwent akan digratiskan di seluruh wilayah Tasmania bagian mulai 30 Maret hingga 1 Juli 2026. (mia/len)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer