Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Sabtu, 1 November 2025, Lukas 14:15-24 Melepaskan.

Lukas 14:15-24
MELEPASKAN
Untuk menerima yang tepat, Mulailah dengan dengan melepaskan.
... Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah (ayat 15b)
Undangan biasanya diberikan kepada yang menerimanya dengan harapan mereka bersedia hadir pada acara yang diadakan. Namun undangan tidak otomatis membuat si penerimanya akan hadir. Setiap penerima biasanya akan hadir sesuai dengan kesempatan masing-masing atau sesuai sikap dirinya terhadap sang pemberi undangan.
Hal itu seperti yang dinyatakan dalam perikop bacaan kita hari ini. Ketika mengajarkan tentang Kerajaan Allah, Tuhan Yesus memakai perumpamaan tentang seorang yang membuat perjamuan besar serta mengundang banyak orang. Dalam perumpamaan itu disampaikan bahwa, dari semua yang diundang saat dikonfirmasi kehadirannya menyatakan kalau mereka tidak dapat memenuhi undangannya. Ada banyak alasan yang disampaikan. Ada yang ingin pergi melihat ladangnya, ada yang ingin mencoba lembu yang baru saja dibelinya dan ada pula yang beralasan baru menikah sehingga tidak dapat datang. Maka orang yang mengadakan pesta itu menyuruh hambanya untuk mengajak orang-orang yang ditemui di jalan raya, lorong kota bahkan semua jalan supaya mereka datang memenuhi rumahnya dan menikmati jamuan yang telah disiapkan.
Tuhan Yesus ingin mengajarkan bahwa dari mereka yang sudah disiapkan untuk masuk dalam kerajaan Allah ternyata menolak. Maka la membawa orang-orang yang mau untuk datang pada-Nya untuk masuk dalam Kerajaan Allah.
Sobat muda, ajaran Tuhan Yesus mengingatkan kita supaya berani melepaskan hal-hal yang menghalangi kita untuk menjadi murid -Nya, untuk dapat masuk dalam perjamuan besar yang la siapkan. Dalam keseharian kita akan diperhadapkan dengan berbagai tawaran- tawaran yang tampaknya lebih baik dan lebih menguntungkan. Tetapi ingatlah untuk memilih dengan benar. Mari memilih untuk tetap fokus pada kehendak Tuhan. Memilih untuk menerima panggilan-Nya. Memilih untuk masuk dalam Kerajaan-Nya. Amin.
Doa: Tuhan, teguhkan hatiku untuk fokus pada kehendak-Mu sehingga memilih untuk menjadi murid Tuhan seumur hidupku. Amin.

