Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 6 November 2025, Hakim-Hakim 12:11-12 Setia.

Hakim-Hakim 12: 11-12-
SETIA
Mari meneladani kesetiaan Sang Alfa dan Omega
"Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa." (Ay. 8).
Jagoan selalu datang di akhir! Begitulah pernyataan yang sering kali datang paling belakang untuk mendorong film menuju titik klimaks. Setelahnya? Jika happy ending, jagoan menang. Namun jika sad ending, yahhh berarti jagoannya kalah. Film pun selesai.
Dalam kehidupan beriman, Yesus Kristus datang sebagai penyelamat umat manusia melalui salib untuk menebus dosa umat manusia. Yesus hadir bukan sebagai jagoan di dalam film-film aksi, tetapi la hadir dan menyatakan: "Aku adalah Alfa dan Omega, ..." (ay. 8). Alfa adalah huruf pertama sedangkan Omega adalah huruf terakhir dalam Bahasa Yunani. Yesus tidak datang di akhir saja, tetapi la ada dari semula hingga selamanya! Yesus ada (masa kini), sudah ada (masa lalu), dan akan datang (masa depan). Kehadiran Yesus melampaui sekat waktu dan di dalam kekekalan-Nya, la setia. Sifat dan kemuliaan-Nya sama, tak pernah berubah.
Sobat muda, Kitab Wahyu bercerita tentang penyataan Yesus Kristus. Salah satu sifat Yesus yang menginspirasi ialah kesetiaan- Nya yang tak lekang oleh waktu. Kesetiaan adalah sebuah panggilan bagi kita sebagai pengikut-Nya untuk hidup dalam komitmen yang sama. Setia beriman kepada Tuhan, meskipun mungkin kita dikucilkan oleh orang lain. Namun, yang tak kalah penting ialah setia melakukan firman-Nya, mengasihi tanpa pandang bulu, meskipun kita tahu bahwa sesama kita memiliki kelemahan. Kita juga diajak untuk setia berjuang demi kebenaran dan keadilan. Belalah mereka yang tertindas, meskipun ada risiko orang lain akan menjauhi kita. Jangan biarkan kesempatan untuk mengikuti Yesus lewat begitu saja. Setialah mengikut-Nya, karena Dia adalah Alfa dan Omega. Amin.
Doa: Ya Tuhan, kuatkanlah kami meneladani kesetiaan Yesus, Sang Alfa dan Omega. Terima kasih. Tuhan. Amin.

