Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 9 November 2025, Amsal 1:8-16 Lawanlah Godaan.

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Amsal 1:8-16


Advertisement

LAWANLAH GODAAN

"Hai Anakku, Jikalau orang berdosa membujuk engkau, janganlah engkau ikut" (ay.10)

Sebuah kata bijak mengatakan. "Perisaikanlah dirimu dengan tameng yang lebih kuat dari dirimu." Makna dari kata bijak ini hendak menyatakan bahwa tameng untuk melindungi diri harus lebih kuat dari diri sendiri jika tidak ingin dikalahkan. "Dikalahkan" oleh berbagai macam godaan, rayuan, informasi bebas yang mudah diakses dan keinginan diri yang tidak baik. Dalam dunia yang begitu bebas, diperlukan perisai diri agar tidak terjebak dalam ajakan dan pengaruh yang salah.

Advertisement

Penulis Amsal, dengan tegas mengingatkan agar tidak tergoda dengan orang berdosa atau yang memengaruhi diri. Hasil dari mengikutinya adalah kejahatan menuju kebinasaan..."karena kaki mereka berlari kepada dan kejahatan bergegas untuk menumpahkan darah" (ay.16). Perlu perisai diri yang mampu menangkal semua rayuan dan godaan. Penulis menyatakan bahwa perisai diri yang kuat adalah dengan mendengarkan didikan dan tidak mengabaikan ajaran ayah dan ibu. Setiap didikan dan ajaran diibaratkan sebagai "hiasan" yang mempercantik diri dalam berbuat dan bertindak. Mendengar didikan ayah digambarkan sebagai hiasan indah di kepala lambang keagungan diri. Keagungan tampak dalam perkataan, pikiran, dan keputusan yang bijak. Sedangkan ajaran ibu digambarkan sebagai kalung pada leher yang dalam tindakan dan perbuatan mempercantik penampilan seseorang. Perisai diri seperti inilah yang mampu menangkis setiap "tembakan" pengaruh hal-hal negatif dalam diri kita.

Saat ini, masih banyak orang yang merasa baik-baik saja dan aman atas perubahan gaya dan pola kehidupan. Didikan dan ajaran orang tua pegangan utama dengan dasar kebenaran sejati Allah semua yang menerpa yakinlah akan dapat diatasi. Jangan mudah larut dan terpengaruh dari dunia yang mempesona tetapi jadikan pribadi yang memengaruhi setiap orang di lingkungan di mana kita hadir. Amin.

 

Advertisement

Doa: Tuhan, teguhkan kami untuk selalu ada dalam Hikmat dan kehendak-Mu. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer