Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 17 November 2025, 1 Petrus 1:22-25 Kasih Yang Sungguh-Sungguh Di Erah Digital

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

1 Petrus 1:22-25

KASIH YANG SUNGGUH-SUNGGUH DI ERA DIGITAL

"....hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hati" (ay.22b)

Advertisement

Di era digital, kasih persaudaraan tidak lagi terbatas oleh jarak fisik. Teknologi memberi kita peluang untuk mengasihi dan memberi perhatian kepada sesama lebih luas dan praktis. Mengirim pesan dukungan, memberikan kekuatan, membagikan firman Tuhan, menghadirkan senyuman lewat video call, adalah cara-cara yang bisa kita berikan kepada mereka yang jauh juga kepada mereka yang mengalami musibah serta penidasan ketidakadilan.

Dalam 1 Petrus 1:22-25, Rasul Petrus menekankan pentingnya kasih yang tulus dan mendalam di antara orang percaya. Ayat 22 menyatakan: "karena kamu telah menyucikan dirimu dalam ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus iklas, hendaklan kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hati"

Kasih ini adalah hasil dari kelahiran baru (ayat 23), bukan dari benih yang fana, melainkan dari benih yang tidak dapat binasa, yaitu Firman Allah yang hidup dan kekal. Ini berarti bahwa kasih sejati tidak bersumber dari kekuatan manusia, tetapi dari transformasi rohani yang dikerjakan oleh Firman Tuhan dalam hati seseorang.

Advertisement

Rasul Petrus juga mengutip Yesaya 40:6-8, untuk menekankan bahwa segala yang bersifat duniawi, bersifat sementara, tetapi Firman Allah tetap untuk selama-lamanya. Ini mengajarkan bahwa kasih yang dibangun di atas dasar Firman adalah kasih yang bertahan dan kekal.

Mari kita saling mengasihi bukan sekadar ikut trend, tetapi melaksanakan kasih Tuhan yang terus menerus kepada sesama dengan tulus dan segenap hati. Menjauhkan diri dari segala bentuk tindakan kasih yang tidak tulus, penuh keterpaksaan dan kelicikan. Jadikanlah Tuhan, yang penuh ketulusan menerima dan menebus kita, menjadi kekuatan kasih kita bagi sesama.

 

Doa: Tuhan Yesus, mampukan kami untuk dapat mengasihi Tuhan dan sesama dengan segenap hati demi kemuliaan nama-Mu. Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer