Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 26 November 2025, Yunus 3:4-10 Cyber Crime

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Yunus 3:4-10

CYBER CRIME

Lalu orang Niniwe percaya kepada Allah. Mereka mengumumkan puasa, dan semuanya, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. (ay.5)

Advertisement

Apa tanggapan saudara ketika mendengar atau membaca kalimat orang Niniwe yang menanggapi "waspadai Cyber Crime?" Acuh karena tidak tahu apa artinya, santai walaupun tahu bahayanya, atau mengupayakan strategi untuk menghindari potensi bahayanya tanpa menarik diri dari jaringan komputer dan internet.

Ketepatan dalam bersikap dan menanggapi bahaya Cyber Crime (kejahatan dunia maya) akan sangat menguntungkan karena dapat melindungi data pribadi, menjaga reputasi diri juga organisasi serta mencegah dampak yang lebih luas lainnya.

Peringatan waspadai Cyber Crime perlu ditanggapi dengan kata dan tindakan, seperti peringatan Yunus tentang bencana yang akan terjadi jika tidak mengubah cara hidup.

Advertisement

Raja Niniwe tidak acuh walaupun dia bukan orang yang seiman dengan Yunus. Raja Niniwe merespons secara bijak teguran Allah lewat Yunus.

Bagaimana cara kita merespons teguran Tuhan tentang kesalahan yang sedang kita lakukan? Menyambutnya lalu mengubah cara hidup? Atau mengabaikannya?

Mereka Setelah mendengar berita hukuman yang akan Allah berikan, raja menjadi menyesal.

Niniwe rakyat jelata hingga mencanangkan pertobatan massal. Kain kabung dan puasa adalah mendalam.

Melihat kesadaran dan simbol penyesalan yang kesungguhan dalam penyesalan, Allah mengurungkan rencana mendatangkan malapetaka karena pertobatan mereka.

Pertobatan Niniwe menginspirasi perlunya kesadaran, penyesalan, kemauan dan tindakan, juga doa bila mau mengalami perubahan.

Menghadapi kejahatan siber, orang perlu pemahaman yang baik, di samping kesadaran ancaman yang perlu diwaspadai di samping manfaatnya untuk dimaknai.

Orang juga perlu penyesalan jika pernah khilaf dalam menggunakannya, perlu tekad untuk menjadi lebih bijak.

Harus ada tindakan nyata seperti tidak sembarangan menyebarkan informasi pribadi.

Hal penting lainnya adalah doa minta Tuhan memberi hikmat dan perlindungan dari kejahatan. Amin.

 

Doa: Allah Bapa kuatkanlah kami agar hidup dalam pertobatan sehingga terhindar dari bahaya apa pun, Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer