Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 30 November 2025, Matius 9:37-38 Melayani Dalam Ketulusan

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Matius 9:37-38


Advertisement

MELAYANI DALAM KETULUSAN

"Lalu kata-Nya kepada murid-murid-Nya, "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit." (ay.37)

Berbicara mengenai pelayan Tuhan, maka tidak hanya tertuju kepada mereka yang melayani di gereja.

Advertisement

Pelayan Tuhan yang dimaksud adalah setiap orang yang terpanggil untuk melayani Tuhan dalam kata dan tindakan berdasarkan apa yang Kristus kehendaki.

Melayani tidak sekadar mengandalkan kepandaian, kekuatan, tetapi hati yang peduli dan berbelas kasih kepada sesama.

Kita melayani karena Kristus Yesus telah lebih dulu melayani kita. Kristus telah memberikan contoh kepada para pelayan-Nya bagaimana seharusnya melayani.

Advertisement

Jika secara utuh kita membaca dari ayat 35-38, terlihat bagaimana Yesus melayani orang banyak itu.

Yesus melayani dan menyembuhkan yang sakit dan membutuhkan pertolongan. Yesus melayani dengan penuh kasih.

Ayat 36 dalam bacaan ini menuliskan, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan. Yesus begitu mengasihi umat-Nya, sehingga la tidak ingin melihat mereka menderita dan terbengkalai.

Banyak orang yang perlu mendapatkan pertolongan dalam kehidupan ini. Oleh sebab itu, ayat 37 dikatakan bahwa tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit.

la menyampaikan itu kepada para murid agar mereka menyadari bahwa tugas mereka adalah melayani sesama yang membutuhkan pertolongan dan memberi pengajaran agar memahami Injil Kristus dengan baik dan benar.

Dengan demikian, tugas utama pelayan Tuhan adalah memberi pengajaran dan membimbing umat agar mereka hidup sebagaimana yang Kristus kehendaki.

Setiap orang terpanggil untuk melayani Tuhan, tetapi tidak semua orang dapat melayani dalam ketulusan dan keikhlasan.

Tidak semua orang bersedia dan mau berbagi dengan sesama. Oleh sebab itu, dalam sebuah pelayanan yang terpenting.

Bukan seberapa hebat dan seberapa banyak orang yang sudah kita layani, melainkan seberapa tulusnya kita dalam melayani sesama tanpa membedakan satu dengan lainnya. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus, pakallah setiap kami sebagai alat-Mu dalam melayani sesama. Amin

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer