Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Senin, 8 Desember 2025, Markus 8:11-13 Menjadi Tanda Kasih Allah

A
LOG GPIB
LOG GPIB

Markus 8: 11-13


Advertisement

Menjadi Tanda Kasih Allah

Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. (ayat 11).

Sobat Teruna, coba bayangkan ini saat sedang asyik main game dan fokus pada layamya, tiba-tiba, ada teman yang mendekati dan berkata, "Eh, lihat deh, orang itu keren sekali."

Advertisement

Tapi tanpa menengok, sobat teruna hanya menjawab, "Ah, yang mana? Nggak ada tuh, coba tunjuk yang mana orangnya.

Padahal, orangnya ada di sana, tetapi sobat teruna nggak ngeh. Kira-kira seperti itulah gambaran orang-orang Farisi di dalam bacaan kita ini.

Selama pelayanan-Nya di dunia, Tuhan Yesus telah banyak melakukan mujizat.

Advertisement

Seperti menyembuhkan orang sakit, membuat yang buta bisa melihat, bahkan memberi makan ribuan orang dengan roti dan ikan.

Mujizat-mujizat ini adalah bukti bahwa Dialah Sang Mesias. Tetapi orang-orang Farisi tersebut seolah-olah memiliki "blind spot rohani" yang membuat mereka tidak bisa melihat bukti itu.

Mereka malah meminta "tanda" yang lebih wow, seperti petir yang menyambar dari langit atau suara dari surga.

Melihat kekerasan hati dan ketidakpercayaan mereka, Tuhan Yesus mengeluh dalam hati-Nya, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak akan diberikan tanda kepada angkatan ini, kecuali tanda Yunus." Lalu Tuhan Yesus meninggalkan mereka.

Sobat teruna, tanpa sadar, kadang kita juga seperti orang-orang Farisi tadi. Kita terlalu sibuk dengan dunia kita sampai tidak menyadari bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup.

Kita mungkin melihat mujizat kecil dalam bentuk kesehatan, keluarga dan teman yang suportif, kesempatan belajar, dsb.

Namun seringkali masih mengharapkan sesuatu yang lebih spektakuler.

Hari ini kita diingatkan, daripada terus meminta tanda, mari merendahkan hati dan fokus hidup dalam iman agar kita memiliki kepekaan untuk merasakan kehadiran Tuhan.

Sehingga hidup kita menjadi "tanda kasih Allah" bagi orang-orang di sekitar kita. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus. Tolong buka mata hatiku, agar mampu melihat karya-Mu yang hadir di hidupku dan jadikan hidupku sebagai tanda kasih-Mu bagi sesama Amin

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer