Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 10 Desember 2025, Markus 8:25-26 Sungguh-Sungguh Melihat Karya Tuhan Dalam Keluarga

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Markus 8:25-26

SUNGGUH-SUNGGUH MELIHAT KARYA TUHAN DALAM KELUARGA

"Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas" (ayat 25)

Advertisement

Untuk dapat melihat diperlukan mata yang baik. Namun dalam melihat karya Tuhan bukan hanya mata fisik yang diperlukan, tetapi juga mata hati yang mengenal dan percaya kepada Yesus.

Yesus bertemu dengan orang buta yang dibawa oleh orang-orang dan memohon kepada Yesus untuk menyentuh orang buta ini.

Dalam arti mereka memohon kepada Yesus untuk menyembuhkan mata orang buta (ayat 22).

Advertisement

Dalam ayat 25 disebutkan bahwa Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang buta.

Artinya dalam ayat sebelumnya, yaitu ayat 23-24, disebutkan bahwa Yesus menyembuhkan orang buta itu tetapi orang buta masih melihat orang lain seperti pohon-pohon yang berjalan.

Dalam ayat 25 ini disebutkan "Yesus meletakkan tangannya lagi pada mata orang buta", kemudian disebutkan bahwa mata orang buta ini menjadi jelas untuk melihat

"Maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas".

Menarik untuk dilihat dalam peristiwa ini, penulis Markus menyampaikan bahwa Yesus melakukan tahapan dalam memberikan mukjizat-Nya tidak seperti yang lain bahwa Yesus menyembuhkan orang lain dalam satu tahap saja.

Melalui perikop ini, dalam kehidupan keluarga kita saat ini terkadang kita juga tidak dapat melihat kehadiran Tuhan karena mata kita tertutup atau dibutakan dengan kehidupan.

Kita lebih melihat sesuatu dalam samar-samar tanpa kepastian dan kejernihan, sehingga mudah lari atau jauh dari Tuhan.

Kita diajar tidak dalam satu kali proses untuk dapat melihat dengan jelas dan jernih, tetapi dalam berbagai proses yang kita lalui.

Ketika kita mau melihat kehadiran-Nya dengan sungguh-sungguh, maka kita akan melihat bahwa kehadiran Tuhan Yesus sungguh nyata dan tidak akan pernah meninggalkan kita. Amin.

 

Doa: Ajarkan kami untuk sungguh-sungguh melihat karya-Mu ya Tuhan. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer