Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 18 Desember 2025, Rut 1:15-22 Cinta Kasih Di Mulai Keluarga

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Rut 1:15-22


Advertisement

CINTA KASIH DIMULAI DARI KELUARGA

"Tetapi, Rut berkata, "Jangan desak aku meninggalkan engkau untuk pulang dan tidak mengikutimu. Ke mana pun engkau pergi, ke situ aku pergi. Di mana pun engkau bermalam, di situ aku bermalam. Bangsamulah bangsaku dan Allahmu Allahku;" (ay. 16)

 

Advertisement

Hidup bahagia di dalam keluarga menjadi dambaan setiap keluarga. Kebahagiaan dapat membawa sukacita di dalam keluarga dan dapat menumbuhkan semangat untuk saling mendukung dan menguatkan,

khususnya dalam menghadapi masa-masa yang sulit. Setiap anggota di dalamnya akan dikuatkan untuk menghadapinya karena merasakan dukungan yang tulus dari setiap anggotanya.

 

Advertisement

Keputusan Rut untuk mendampingi Naomi menuju Betlehem di wilayah Yehuda, menjadi keputusan yang bulat walau Rut tidak tahu apa yang terjadi di negeri orang yang bukan bangsanya.

Cinta kasih Naomi kepadanya menjadi dasar kuat, bahwa bersama Naomi ia akan baik-baik saja.

Walaupun dipaksa oleh Naomi untuk menyusul Orpa kembali ke Moab, Rut tetap berpegang teguh untuk ikut bersama Naomi.

Kebaikan dan cinta kasih yang tulus dari Naomi, bukan hanya membuat Rut tetap ikut bersama Naomi.

Tetapi menjadi dasar untuk Rut memutuskan bahwa dirinya akan menjadi bagian dari bangsa Israel.

Dan dirinya mengaku percaya untuk menyembah Allah yang disembah oleh Naomi.

Kekuatan cinta Naomi membawa menantunya untuk terus mendampingi Naomi sampai mereka tiba di Betlehem.

 

Cinta kasih dapat menghadirkan banyak hal positif dalam kehidupan ini. Di tengah masyarakat, bila setiap orang saling mengasihi, maka akan selalu hadir kedamaian.

Orang tidak akan saling membenci dan menghancurkan, tetapi akan saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Makna toleransi bukan sekadar semboyan yang diucapkan, tetapi kenyataan yang dilakukan.

Marilah kita selalu berupaya untuk menumbuhkan cinta kasih di dalam keluarga kita masing-masing, dan saat kita hidup Teruslah bertumbuh bersama cinta bersama dengan orang lain.

kasih Tuhan agar kehidupan keluarga kita disertai Tuhan dan masyarakat di sekitar kita merasakannya. Amin

 

Doa: Tuhan mampukanlah kami untuk selalu mewujudkan cinta kasih- Mu di dalam kehidupan di tengah keluarga dan masyarakat. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer