Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 21 Desember 2025, Lukas 1:39-45 Dari Biasa Saja Menjadi Istimewa

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Lukas 1:39-45

DARI 'BIASA SAJA' MENJADI ISTIMEWA

"Berbahagialah ia yang percaya bahwa apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan akan terlaksana" (ay. 45)

Advertisement

Ucapan salam di awal perjumpaan dua orang yang lama tidak berjumpa dan dipisahkan jarak beberapa hari perjalanan- sebenarnya bukan hal yang aneh.

Demikian juga anak di dalam rahim yang bergerak, melonjak, dan menendang, bukan hal yang aneh.

Keduanya bukanlah hal yang aneh. Biasa. Namun, bagi Elisabet, salam Maria dan gerakan sang anak dalam rahimnya memberi pengalaman istimewa.

Advertisement

 

Yang membuat kedua peristiwa menjadi istimewa bagi Elisabet adalah waktu yang berurutan. Gerakan melonjak anak terjadi setelah Elisabet mendengar salam yang diucapkan Maria.

Menurut Elisabet, anak dalam kandungannya turut merespons salam yang diucapkan Maria.

Pengalaman Elisabet pada hari perjumpaannya dengan Maria menjadi semakin istimewa lagi karena Roh Kudus memenuhi Elisabet.

Sebelum peristiwa pencurahan Roh Kudus (Kis 2:1-4), hanya orang-orang tertentu saja yang dipenuhi Roh Allah. Sebab, Roh Maha Kudus ini tidak diperuntukkan untuk semua orang (bdk. YI 2:28).

 

Seluruh pengalaman istimewa yang dialami oleh Elisabet merupakan kelanjutan pengalaman istimewa yang lain lagi, yaitu kehamilan pada usia lanjut.

Ketidakhadiran anak dalam rumah tangga Elisabet dan Zakharia membuat kehamilannya menjadi istimewa.

Elisabet bersyukur, "Berbahagialah ia yang percaya bahwa apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan terlaksana.

Ucapan syukur itu pun disampaikan dalam iman dan harapan kepada Maria, "Berbahagialah ia yang percaya bahwa apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan akan terlaksana."

 

Pengalaman-pengalaman yang kita alami mungkin 'biasa-biasa saja. Namun, kita perlu mengimani seperti halnya Elisabet, yang melihat sukacita di balik semua peristiwa yang terlihat sepertinya 'biasa-biasa saja tersebut.

Sesungguhnya, semua peristiwa yang dianggap biasa-biasa saja' dalam hidup kita malah menjadi istimewa di dalam tindakan Allah yang Maha Pengasih. Amin.

 

Doa: Tuhan, ajar kami memahami bahwa seluruh peristiwa dalam hidup kami, sesungguhnya adalah istimewa. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer