Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Kamis, 25 Desember 2025 Terhubung Dengan Sumber Hidup: Kita Anak Raja Semesta

A

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Bacaan Alkitab: Yohanes 1:10-13

Terhubung dengan Sumber Hidup: Kita, Anak Raja Semesta!

Namun, semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama- Nya, (ay. 12)

Advertisement

 

Hai, sobat teruna! Pernahkah kita merasa enggak nyambung? ada tengah berusaha keras untuk jadi seseorang yang disukai banyak orang, tapi tetap saja merasa ada yang kurang? Yohanes 1:10-13 adalah jawaban yang mind-blowing buat kita.

 

Advertisement

Bayangkan: Sang Pencipta alam semesta, yang menciptakan bintang-bintang di galaksi nun jauh di sana dan rumput di taman depan rumahmu, Dia datang ke dunia ini.

Bukan cuma numpang lewat, tapi Dia datang ke tempat miliknya sendiri. Dan lebih tidak masuk akal, dunia ini, bahkan orang-orang yang seharusnya mengenal-Nya, tidak mengenal-Nya.

Shocking, kan? Ini seperti kita datang ke pesta ulang tahun sendiri, tapi semua orang malah pura- pura enggak kenal.

 

Tapi, inilah bagian yang paling menakjubkan dan mengubah segalanya! "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.

" Wow! Bagi kita yang berani memutuskan untuk menerimanya, Yesus enggak cuma memberi tiket VIP loh, tapi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah!

 

Pernahkah kita berpikir, "Siapa sih aku ini?" Nah, di sini jawabannya: Kalau kita sudah menerima Yesus dan percaya kepada-Nya, kita bukan lagi "manusia biasa" melainkan anak Allah!

Status ini bukan dari darah atau daging, bukan dari usaha manusia. Ini murni dari Allah.

 

Menjadi anak Allah artinya kita punya nilai yang tak terbatas. karena kita adalah ciptaan yang sangat disayangi oleh pencipta segala sesuatu. Kita punya tujuan ilahi, bukan cuma hidup tanpa arah.

Kita punya harapan yang kekal, Dan kita punya akses langsung ke Bapa yang Mahakuasa, yang siap mendengarkan, membimbing, dan menguatkanmu setiap saat. Amin.

 

Doa: Ya Bapa, kuatkan aku. Mampukan aku hidup seturut identitas Anak-Mu, yang memancarkan kasih dan sukacita-Mu selalu. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer