Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Binas Teruna, Renungan Harian, Kamis, 8 Januari 2026, 1 Tesalonika 5:1-5 Hidup Sebagai Anak Terang

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Bacaan Alkitab: 1 Tesalonika 5:1-5

Tema : Hidup Sebagai Anak Terang

"karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan." (ay.5)

Advertisement

 

Syair KJ 422:1 menyatakan "Yesus berpesan: Dalam malam g'lap kamu harus jadi lilin gemerlap; anak masing-masing di sekitarnya, dalam dunia ini bersinarlah!"

Sobat teruna, lagu ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sejak IHMPA mungkin kita sudah sering menyanyikannya bahkan sudah hafal liriknya.

Advertisement

Pesan dalam lagu ini juga ditegaskan oleh Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Tesalonika.

Timotius diutus oleh Paulus untuk melihat keadaan jemaat Tesalonika sebagai jemaat yang masih muda. Surat ini adalah respon Paulus terhadap laporan Timotius tentang jemaat Tesalonika.

 

Di dalam suratnya, Rasul Paulus memberi pengarahan bagi Jemaat Tesalonika untuk berjaga-jaga sambil menantikan kedatangan kembali Tuhan Yesus Kristus.

Mereka tidak perlu tahu kapan waktu la datang karena la datang seperti pencuri di malam hari.

Oleh karena itu, berjaga-jaga adalah hal yang dapat dilakukan sambil tetap hidup dengan mengerjakan iman, kasih dan pengharapan. Hari Tuhan begitu menyenangkan bagi orang-orang benar yang hidup menurut kehendak-Nya.

Paulus mengajak jemaat untuk hidup sebagai anak terang yang sudah mendapatkan keselamatan dari Kristus.

 

Sobat teruna, hidup sebagai anak terang berarti hidup untuk memancarkan terang kasih Kristus kepada sesama.

Kita juga diajak untuk menjaga kualitas hidup beriman sambil menanti kedatangan kembali Tuhan Yesus Kristus. Menjadi anak terang bagi dunia yang gelap berarti tidak hidup sama seperti dunia.

Menyadari tanggungjawab sebagai anak terang berarti mau merangkul sesama yang membutuhkan terang kasih Kristus, mau mengasihi sesama manusia dan sesama ciptaan dalam kerapuhan.

Peran kita hanya memancarkan terang kasih Kristus. Penting bagi kita untuk mengakui Yesus sebagai Penolong dalam perjalanan hidup kita di dunia. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, tolong mampukan aku supaya selalu memancarkan terang kasih -Mu bagi dunia. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer