Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 11 Januari 2026, Hakim-Hakim 6:10-14 Ketaatan Mengubah Segalanya

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Hakim-Hakim 6:10-14

TEMA : KETAATAN MENGUBAH SEGALANYA

Lalu TUHAN berpaling dan berfirman kepadanya: "Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku yang mengutus engkau? (ay.14)

Advertisement

 

Menjelang tidur malam, kita sering duduk diam sambil merenung. Kita memikirkan betapa biasa dan kecilnya hidup keluarga kita.

Kita merasa tidak istimewa, tidak cukup pintar, tidak punya pengaruh, atau bahkan merasa tidak layak dipakai Tuhan.

Advertisement

Tetapi malam ini, mari kita ingat kisah seorang muda bernama Gideon. la berasal dari keluarga kecil yang hidup dalam tekanan penjajahan Midian.

Namun justru kepada dia Tuhan menyampaikan panggilan agung untuk membebaskan umat Israel.

 

Ketika Gideon berbicara kepada Tuhan soal beratnya beban bangsanya, Tuhan tidak menjawab dengan solusi ajaib, tetapi justru ini dan dengan perintah: "Pergilah dengan kekuatanmu ini selamatkanlah orang Israel."

Artinya, Gideon tidak harus menunggu menjadi sosok hebat untuk dipakai Tuhan. Kekuatan yang dimaksud adalah keberanian dan kesetiaan sederhana yang sudah ada padanya.

la berani menjaga gandum keluarganya meski dalam bahaya. Ia tidak menyerah begitu saja. Dan di situlah Tuhan melihat potensi.

Tuhan memanggil Gideon bukan saat ia sedang menganggur, tetapi saat ia bekerja keras. Ini menunjukkan bahwa Tuhan senang memakai orang yang setia dalam tanggung jawab sehari-hari.

Tuhan tidak butuh orang sempurna. Ia mencari pribadi yang bersedia memberi ruang bagi-Nya untuk bertindak.

Prinsip ini berlaku juga bagi keluarga kita. Kita mungkin merasa tidak punya kelebihan, tetapi jika kita bersedia taat, Tuhan bisa pakai hidup kita menjadi berkat.

 

Malam ini, sebelum beristirahat, mari kita bersyukur atas kebaikan Tuhan yang tidak memandang rupa atau kemampuan, melainkan hati yang mau taat.Kita tidak harus menjadi hebat untuk mulai dipakai Tuhan.

Bahkan ketaatan terkecil dalam keluarga kita dapat membuka jalan bagi karya besar Tuhan di hari esok. Dalam tangan-Nya, ketaatan mengubah segalanya. Amin.

 

 

Doa: Tuhan, malam ini kami berserah. Pakailah hidup kami yang sederhana dengan ketaatan kecil ini untuk menggenapi karya-Mu yang besar. Amin.

                                       

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer