Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Minggu, 25 Januari 2026, Habakuk 1:1-4 Allah Memperhatikan Kita dan Bertindak menurut Waktu dan Ketetapan-Nya

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab Habakuk 1:1-4

Tema : Allah Memperhatikan Kita dan Bertindak menurut Waktu dan Ketetapan-Nya

Sobat teruna, pernahkah kiba merasa bava doa kita tidak dijawab oleh Tuhan, seolah-olah Dia sedang offline?

Advertisement

Meskipun demikian, kita terus mencoba untuk mengirimkan doa dan berharap Tuhan bisa menjawabnya. Namun, kenyataannya sama saja. Kita tetap merasa bahwa Tuhan tidak merespons doa kita.

Bukannya mendapat kepastian, kita justru mendapat kegelisahan. Mungkinkah Tuhan sengaja diam atau sedang sibuk menjawab doa orang lain?

 

Advertisement

Habakuk 1:1-4 memuat percakapan antara Habakuk dengan Tuhan. Percakapannya diawali dengan keluhan dan keheranan kepada Tuhan atas penindasan dan ketidakadilan yang dialami bangsa Yehuda.

Meski dalam keadaan yang kecewa dan sedih melihat penderitaan bangsanya, Habakuk dengan tulus dan jujur berdialog dengan Tuhan.

Dengan iman, ia bertanya-tanya, mengapa Tuhan yang kudus dan penuh kuasa tampak bersikap diam membiarkan dosa Yehuda (pemimpin bangsa yang tidak memihak kepada rakyat, umat beribadah kepada ilah-ilah asing)?

Mengapa Tuhan membiarkan umat-Nya hidup sebagai korban ketidakadilan? Dengan berdoa, Habakuk punya ruang untuk menyampaikan segala pergumulannya.

 

Sobat teruna, sesungguhnya Tuhan memperhatikan dan mendengar setiap seruan dan teriakan kita.

la senantiasa hadir bahkan dalam setiap deru tangis air mata kita. la tidak meninggalkan kita.

Di saat kita merasa Tuhan terlambat' menjawab permohonan kita, sesungguhnya dalam ruang misteri-Nya, la sedang mempersiapkan jawaban yang sesuai dengan ketetapan dan waktunya-Nya.

Akan tetapi, karena keterbatasan, kita tak sepenuhnya mampu mengerti dan memahami cara Tuhan bertindak.

Sekalipun kita tidak memahami cara-Nya bekerja untuk menjawab permohonan kita, kiranya dengan kekuatan Roh Kudus kita terus percaya bahwa kita selalu dirangkul oleh Tuhan.

Dia juga setia mendengarkan keluhan melalui doa-doa yang kita sampaikan kepada-Nya. Teruslah berdoa, dan nantikanlah jawaban-Nya!. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, mampukan kamu untuk percaya bahwa Engkau senantiasa bertindak menuru waktu dan ketetapan-Mu. Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer