Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 6 Februari 2026, Yakobus 3: 13-16 Bijak Dan Berbudi

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yakobus 3: 13-16


Advertisement

TEMA : BIJAK DAN BERBUDI

 "Siapakah diantara kamu yang bijak dan berbudi?.." (ay.13)

Umumnya orang senang bergaul dengan orang yang bijak dan Jerbudi baik. Terasa membosankan bila orang bergaul dengan orang yang tidak bijak dan tidak berbudi luhur.

Advertisement

Sikap orang yang bijak (bhs Ibrani: hokmah = hikmat; Bhs Yunani: Sofos). Kata bijak dan berbudi menggambarkan seseorang yang memiliki kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik tentang Allah dan Firman Allah.

Orang bijak dan berbudi memiliki kemampuan untuk memahami dan menyikap sesuatu dengan benar. Ia tidak gegabah dalam mengambil keputusan dan tidak sembarangan memutuskan sesuatu.

la takut pada Tuhan dan selalu meminta hikmat, pengetahuan dan petunjuk-petunjuk Tuhan.

Advertisement

 

Surat Yakobus ditujukan kepada orang-orang Kristen perdana agar memiliki hati yang bijak dan berbudi. Hati yang meminta hikmat Tuhan dan mengandalkan Tuhan.

Orang berhikmat akan menjauhkan diri dari tindakan dan sikap yang buruk seperti iri hati, mementingkan diri sendiri, memegahkan diri (sombong), berdusta, kacau dan segala macam perbuatan jahat (ay.14-15).

Orang bijak dan berbudi luhur ia hidup di dalam Allah dan mengenal apa yang Tuhan inginkan untuk ia lalukan.

Ia menjauhkan dirinya sendiri dari segala yang jahat. Ia tahu kejahatan itu bukan saja merusak diri sendiri, tetapi juga merusak kehidupan orang lain.

Kejahatan yang kita buat berdampak merugikan orang lain yang ada di sekitar kita bahkan bisa menjalar kemana-mana.

Kejahatan mengakibatkan penderitaan kepada diri sendiri dan kepada orang lain.

Mari saudara praktikkan sikap hidup yang baik, bijak, lemah lembut, berdamai, ramah, penurut, penuh belas kasihan, berbuah baik, tidak memihak dan tidak munafik.

Mari terus berbuat baik seturut kehendak Tuhan. Amin.

 

Doa: Tuhan jauhkan diri kami dari sikap jahat. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer