Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Minggu, 8 Februari 2026, Yeremia 32:1-16 Jangan Terpuruk Bangkit Dan Bertindak

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yeremia 32:1-16


Advertisement

TEMA : JANGAN TERPURUK, BANGKIT DAN BERTINDAKI

Walau pahit, terima kenyataan, namun teruslah berjuang

"Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Rumah, ladang, dan kebun anggur akan dibeli pula di negeri ini" (ay. 15).

Advertisement

 

Halo Sobat Muda,Pernahkah Anda merasa begitu tertekan oleh rentetan keadaan yang tiada henti?

Rasanya seperti berdiri di tengah badai besar, setiap hembusan angin membawa beban baru yang meremukkan. Dalam momen-momen seperti itu,

Advertisement

jangankan untuk berlari atau berjuang, untuk tetap berdiri tegak saja sudah terasa mustahil.

Beban hidup terasa begitu berat, menyelimuti hati dan pikiran, membuat langkah terasa kaku dan pandangan menjadi buram.

 

Kerap kali di tengah keterpurukan itu, muncul keraguan terhadap segala hal yang selama ini kita yakini.

Ketika semua upaya seolah tak berbuah, betapa sulitnya untuk tetap menggenggam janji-janji Tuhan.

Mampukah kita mempertahankan keyakinan di saat harapan terasa tipis, dan tetap percaya bahwa ada tangan tak terlihat yang menopang kita di saat tergelap?

 

Kisah Yeremia 32 menyajikan teladan iman yang kuat. Saat Yerusalem dikepung dan ia sendiri dipenjara,

Nabi Yeremia melakukan tindakan yang secara logis aneh: membeli sebidang tanah di Anatot.

Tindakan ini jauh dari sekadar transaksi; ini adalah simbol harapan dan wujud keyakinan mutlak pada janji Tuhan, yaitu bahwa "rumah, ladang, dan kebun anggur akan dibeli kembali" (ay. 15).

Iman Yeremia tidak hanya sebatas keyakinan hati, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dan berani, menegaskan bahwa iman harus terlihat dalam tindakan.

 

Sebagai generasi digital, kita mudah merasa terpuruk karena dikepung distraksi, tekanan sosial, dan ekspektasi yang tinggi.

Namun, kita diajak meneladani Yeremia untuk tetap berpegang pada janji-janji Tuhan.

Berjuang dengan iman berarti berani menghadapi tantangan hari ini, sambil yakin bahwa rancangan Tuhan selalu baik dan masa depan yang Dia sediakan indah, meskipun belum terlihat saat ini. Amin.

 

Doa: Tuhan aku percaya masa depanku ada dalam rancangan-Mu Tolonglah aku untuk menghidugu imanku melalu undukan mata setiap hari, Amin

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer