Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 18 Februari 2026 Kolose 1:17-18 Semua Ada Dalam Kristus

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kolose 1: 17-18


Advertisement

TEMA : SEMUA ADA DALAM KRISTUS

"la ada terlebih dahulu daripada segala sesuatu dan segala sesuatu menyatu di dalam Dia" (ay. 17)

Rabu Abu. Seharusnya malam ini, masih tersisa goresan abu di dahi kita. Goresan tersebut sejatinya diiringi pertanyaan, "Sudahkah Kristus menjadi pusat hidup kita?" Paulus menegaskan bahwa Kristus bukan hanya pusat penciptaan.

Advertisement

Ia juga menyatukan segala sesuatu. Semua ciptaan bersumber dan berpulang kepada Dia.

 

Pada momen Rabu Abu, kita tidak hanya diingatkan bahwa kita berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu.

Advertisement

Kita juga diingatkan bahwa di antara dua hal itu, kita dipanggil hidup dalam keterhubungan dengan Kristus dan ciptaan-Nya. Kita bukan pusat dari semesta. Kristus-lah pusatnya.

 

Namun sering kali, dalam kebebalan kita, kita hidup seolah-olah terpisah dari ciptaan lain.

Kita mengotori tanpa membersihkan. Kita menebang tanpa menanam. Kita mengisap tanpa menghiraukan. Kita merusak tanpa memulihkan.

Di atas semua itu, kita berpikir seolah Kristus hanya menyelamatkan jiwa, bukan memulihkan keutuhan ciptaan-Nya.

 

Malam ini adalah saat yang tepat untuk pertobatan. Terutama karena dosa kita umat manusia yang turut merusak lingkungan.

Alam ini juga hadir di dalam Kristus, sehingga pencemaran lingkungan berarti juga melukai Kristus.

Kerusakan semesta berarti kita mengabaikan Allah yang sudah menciptakannya dalam Kristus.

 

Sebelum tidur, mari bertanya dalam hening: Apakah kita masih merasa bahwa dunia ini milik kita? Atau sebenarnya segala sesuatu di dunia ini milik Kristus yang artinya juga kita harus hargai?

 

Biarlah Rabu Abu ini menjadi momen perubahan bagi kita. Dari keangkuhan manusia menuju kerendahan hati seorang ciptaan; dari gaya hidup merusak, menuju gaya hidup memulihkan.

Dari yang saling terpisah, menuju hidup berdampingan, bersama-sama ada di dalam kemuliaan Kristus. Amin.

                                                 

Doa: Terima kasih, ya Allah, Engkau memulihkan kami. Ajarkan kami juga ikut serta memulihkan ciptaan-Mu. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer