Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 27 Februari 2026, Mazmur 29:5-6 Belajar Mendengar SuaraNya

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Mazmur 29: 5-6 

TEMA : BELAJAR MENDENGAR SUARA-NYA

Suara TUHAN mematahkan pohon aras, bahkan TUHAN menumbangkan pohon aras Libanon.  (Ay. 5)

Advertisement

 

Sobat muda, pernahkah kamu mendengar suara Tuhan dalam perjalanan hidupmu? Seberapa penting suara Tuhan itu?

Tuliskaradi perjalanan hidupmu? Tuliskan di bawah ini! Jika penting, kenapa suara Allah begitu penting?

Advertisement

………………………………………………………………

………………………………………………………………

………………………………………………………………

 

Pemazmur mengajak umat melihat serta memahami gambaran tentang kemuliaan Allah yang terwujud melalui kedahsyatan suara-Nya.

Syairnya menggambarkan kekuatan suara Tuhan yang mampu mengguncangkan bahkan mematahkan apa pun yang terlihat kuat dan kokoh.

Hal ini secara jelas pemazmur menunjukkan, bahwa suara Tuhan mampu mematahkan dan menghancurkan pohon-pohon aras Libanon yang sangat terkenal tinggi, kuat dan kokoh.

Pada bagian lain, firman- Nya menegaskan bahwa tidak ada kekuatan dunia yang bisa melawan kekuasaan Tuhan.

Di sisi lain karena suara Tuhan juga mampu mengguncang dan menggerakkan gunung Libanon yang kokoh melompat-lompat.

Itu menunjukkan suara Tuhan menjadi simbol kekuatan yang mampu menggoncangkan segala sesuatu.

 

Hari ini, pemazmur mengajak umat menyadari akan kekuatan suara Tuhan dalam hidup manusia. Kuasa-Nya mampu mengubah apa pun yang tidak mungkin menjadi mungkin di dalam dunia ini.

Suara Tuhan yang mengguncang alam dalam gambaran pemazmur, hendak mengajak orang percaya untuk menyadari bahwa suara-Nya itu juga dapat menguncangkan dan menggerakkan hidupmu.

Bahkan dapat menghancurkan hidup manusia yang tidak berkenan di hadapan-Nya.

Karena itu marilah belajar merespons suara Tuhan dalam ketaatan dan penyerahan diri secara penuh kepada-Nya.

 

Pertanyaannya, "bagaimana caranya kita bisa mendengar suara Tuhan?"

Caranya, 1) Jadikan Tuhan sebagai fokus utama hidupmu;

2) Tekunlah dalam doa dan bangun keintiman bersama Tuhan;

3) Sikapilah penderitaan sebagai anugerah dan bukan beban.

Mari, temukan suara Tuhan dalam setiap doa dan gumul juang kehidupanmu yang dimulai dari kesetiaan membangun keintiman bersama-Nya. Amin.

 

Doa: Bapa, ajar aku untuk mengasihi-Mu dalam ketaatan melakukan seluruh perintah-Mu dengan baik. Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer