Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Selasa, 3 Maret 2026, Markus 9:19 Pay Attention Please

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Markus 9: 19 F

TEMA : "PAY ATTENTION, PLEASE!"

"Perhatikanlah jalan-jalan Tuhan dalam kasih dan ketaatan!"

Advertisement

Maka kata Yesus kepada mereka: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari! (Ay. 19)

 

Apa yang seharusnya dilakukan orang ketika lawan bicaranya sedang berbicara? Ya, mendengarkan dengan penuh perhatian.

Advertisement

Akan tetapi, pada masa sekarang masihkah mudah menemukan orang-orang yang bisa pay attention ketika orang lain berbicara? Kita lebih mudah menemukan distraksi, interupsi, dan jeda dalam sebuah percakapan.

Oleh karena itu, kita sulit untuk fokus dan memberi perhatian pada tujuan utama dari percakapan yaitu mencari makna.

Dalam peristiwa Yesus menyembuhkan anak yang kerasukan roh jahat, para murid tampak kehilangan kemampuannya untuk menguasai keadaan, sehingga tampak kesulitan untuk menyembuhkan anak yang kerasukan roh jahat.

 

Murid-murid Yesus gagal dikarenakan mereka tidak percaya pada Yesus dan tidak pay attention selama Yesus memberikan teladan pengajaran.

Mereka lebih takut pada ahli Taurat yang mulai mempertanyakan kemampuan mereka dibanding percaya Yesus.

Yesus menegur dan mempertanyakan iman mereka. Sampai kapan mereka tidak percaya dan tidak bisa mandiri?

Sampai kapan Yesus harus sabar terhadap mereka yang terus- terusan tidak percaya?

Yesus tampak kecewa karena sudah dekat saat-Nya Yesus meninggalkan para murid, tetapi para murid masih belum bisa mandiri menjalankan pelayanan-Nya.

Yesus marah dan kecewa terhadap para murid. Banyak mujizat dan kesaksian dalam pelayanan Yesus bersama para murid, tetapi mereka masih tidak percaya pada Yesus, Sang Guru.

 

Teguran Yesus bertujuan untuk menguatkan iman para murid ketika saat-Nya tiba dan Yesus tidak lagi bersama-sama dengan mereka.

Cara Yesus menegur merupakan cara mengembalikan attention atau perhatian para murid pada masalah utama yaitu: pelayanan menyembuhkan.

Yesus mau kita percaya dan memberikan diri kita dalam seluruh pelayanan-Nya dengan sepenuh hati, tidak mempermainkan Tuhan Sudahkah kita percaya dan memberi perhatian pada perkataan Tuhan? Pay attention to God. Please! Amin.

 

Doa: Ya Allah Sang Cinta tolonglah aku untuk percaya padamu dalam segala hal Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer