Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 6 Maret 2026 Markus 12:10-11 Perbuatan Ajaib Tuhan

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Markus 12:10-11

TEMA : "PERBUATAN AJAIB TUHAN"

Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun itu dari mereka.

Advertisement

Tidak pemahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang- tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: (Ay. 10)

 

Siapa tidak mengenal Thomas Alva Edison, sang penemu bola banyak di kita yang sulitnya hidup menjadi seorang Thomas A. Edison. Edison sering dianggap bodoh oleh gurunya, dan dikeluarkan dari sekolah karena dianggap tidak mampu mengikuti pelajaran.

Advertisement

Selain itu, dia pun banyak mengalami penolakan dan diolok-olok karena dianggap gagal lebih dari 1.000 kali dalam eksperimennya menciptakan bola lampu sampai akhirnya ia berhasil, dan penemuannya bermanfaat bagi banyak orang.

Apakah kita pernah mengalami peristiwa yang dialami oleh Edison? Dikucilkan, direndahkan, diabaikan bahkan ditolak orang- orang terdekat kita?

 

Dalam perenungan hari ini, Yesus memberikan perumpamaan tentang batu yang dibuang secara sia-sia oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru, dan hal itu adalah perbuatan ajaib Tuhan.

Tukang-tukang itu menggambarkan para pemimpin Yahudi yang menolak dan menganggap remeh Yesus.

Akan tetapi, Yesus mengingatkan bahwa batu yang dibuang itu telah menjadi batu penjuru.

Artinya, Yesus yang ditolak dan dianggap tidak layak itu telah dijadikan yang utama dan paling penting dalam bangunan kehidupan manusia.

Hal itu bukan karena keinginan Yesus, tetapi Allah Bapalah yang menjadikan perbuatan ajaib itu. Sebab Sang Anak bukan ekor, tetapi la adalah Kepala.

 

Dalam hidup, kita sering mengalami penolakan-penolakan, baik di keluarga, persekolahan/perkuliahan, pertemanan, lingkungan sosial, bahkan lingkungan gereja.

Meski demikian, jangan berkecil hati. Yesus pun pernah mengalami penolakan bahkan "dibuang" dan diremehkan.

Yesus mengingatkan kita untuk percaya bahwa Allah Bapa sanggup mengubah apa yang tidak mungkin di mata manusia.

Maju terus, berbuatlah baik, Tuhan sanggup mengubahmu menjadi versi terbaikmu. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, berikan aku kekuatan untuk bertahan dalam situasi yang tidak mudah. Amin

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 31 Juli 2026, 2 Yohanes 1:1-3  Hidup Dalam Kasih Dan Kebenaran

"Anugerah, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 30 Juli 2026, 1 Yohanes 3:11-18  Makna Kasih Bagi Orang Percaya

"Dengan inilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 29 Juli 2026,  1 Yohanes 2:28-3:3  Identitas Yang Menunjukkan Siapa Kita

Yohanes berkata bahwa kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer