Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 7 Maret 2026, Markus 14:6-9 Penghormatan Terakhir Maria Untuk Yesus

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Markus 14:6-9

TEMA : PENGHORMATAN TERAKHIR MARIA UNTUK YESUS

"Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku." (ay.8)

Advertisement

 

Sebuah ilustrasi: Seorang anak perempuan kecil datang ke rumah sakit setiap sore untuk menjenguk ibunya yang sakit keras.

Setiap kali ia datang, ia membawa satu bunga mawar dari taman kecil rumah mereka.

Advertisement

Suatu hari ibunya meninggal dunia. Orang-orang berkata: "Sayang, kenapa kamu tidak menyimpan bunganya untuk dikirim saat pemakaman nanti?".

Anak itu menjawab dengan polosnya: "Mama tidak bisa melihat bunga yang dikirim saat sudah dikuburkan, aku ingin Mama melihat dan mencium wangi bunga itu saat dia masih hidup".

 

Maria menerima pernyataan Yesus bahwa la akan mati dan bangkit pada hari ketiga. Murid-murid sukar menerima bahkan agak memaksakan agar Yesus menjadi Mesias-Politis, yakni tokoh Mesias harapan bangsanya untuk membebaskan dari kekuasaan Roma.

Yesus memperkenalkan diri-Nya adalah Mesias-Hamba, seorang Mesias yang bersedia menderita seperti seorang hamba yang taat.

 

Dengan pemahaman ini, maka tindakan Maria meminyaki Yesus sebagai "persiapan" untuk penguburan-Nya adalah perkataan Tuhan Yesus yang penting, dan Markus sebagai penulis sangat cerdas mengangkat kisah ini untuk meyakinkan bahwa orang bisa percaya dan melakukan tindakan penuh hormat seperti Maria. Dalam realitas, seperti anak perempuan memberikan yang terbaik bagi mamanya waktu masih hidup.

 

Itulah yang dilakukan anak perempuan dan Maria, memberikan penghormatan, memberikan yang terbaik melampaui logika ekonomi.

Dunia yang diwarnai hedonisme dan materialisme tentu saja terkendala, karena penghormatan dilakukan dengan perhitungan: apakah bukan pemborosan?

Apakah tidak sebaiknya diberikan kepada orang miskin? Apakah tidak sebaiknya diinvestasikan dananya sehingga makin berkembang, yang pada gilirannya bisa menopang pelayanan gereja?

Apakah yang dapat kita lakukan sebagai penghormatan kepada Tuhan yang mau mati bagi kita, sehingga kita menang atas dosa dan hidup baru yang terus menerus diperbarui? Amin,

 

Doa: Tuhan, mampukan aku memberikan yang terbaik bagi-Mu. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer