Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 10 Maret 2026, Mazmur 77:23 Berseru KepadaNya

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Mazmur 77:23

TEMA : BERSERU KEPADA-NYA

Aku hendak berseru-seru dengan nyaring kepada Allah, dengan nyaring kepada Allah, supaya la mendengarkan aku. (ay.2)

Advertisement

 

Pemazmur memperlihatkan dirinya sebagai seorang yang tidak berhenti berharap. Semangatnya yang tidak melemah untuk tetap datang kepada Tuhan menjadi teladan iman yang patut dicontoh Tanpa henti, ia terus berseru kepada Tuhan.

Ini adalah gambaran iman yang hidup dan teguh. Meskipun apa yang diserukan belum kunjung dijawab, tetapi hal itu tidak menyurutkan semangatnya.

Advertisement

Di sinilah kita dapat melihat ketekunan pemazmur yang menunjukan bahwa berseru kepada Tuhan adalah wujud keyakinan iman yang kuat, bahkan hal itu terjadi ketika ia sedang berada di tengah luka dan lelah.

 

Tuhan Allah sendiri tidak pernah jauh dari seruan anak-anak-Nya. Dalam kesesakan yang dialami umat-Nya, la mendengarkan. Dalam keputusasaan, la juga hadir.

Berseru kepada Tuhan bukan sekadar meminta pertolongan, tetapi juga mengakui bahwa hanya Dia satu- satunya harapan dan sumber kekuatan.

Bisa saja apa yang diserukan belum segera mendapatkan jawaban, tetapi satu hal pasti yang menjadi jaminan bahwa Tuhan mendengarkan.

 

Di saat keadaan yang menyesakan meliputi kita dan membuat kesedihan dan kepedihan, janganlah ragu untuk datang kepada Nya dengan tulus hati dan sepenuh hati.

Berserulah kepada-Nya, bahkan ketika hati penuh luka. Tuhan rindu mendengarkan setiap seruan kita.

Belajar dari pemazmur, kita akan mendapati bahwa dibalik seruan kita, Tuhan menyediakan jawaban, penghiburan dan kekuatan baru yang kita butuhkan.

Oleh karena itu, di malam hari ini ketika kita akan beristirahat, marilah kita berseru kepada-Nya dengan tulus.

Serahkanlah seluruh beban pergumulan kita kepada-Nya, sebab la mendengar, la peduli dan la akan memberikan kekuatan dan damai sejahtera bagi kita. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, hanya Engkaulah yang kami percaya mendengarkan seruan doa, kami bawa pergumulan ini dalam seruan yang tak putus- putusnya. Dengarkanlah. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer