Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 13 Maret 2026, Mazmur 119:34-38 Palingkanlah Mataku Dari Kesia-siaan

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Mazmur 119:34-38

TEMA : PALINGKANLAH MATAKU DARI KESIA-SIAAN

Palingkanlah mataku dari hal yang sia-sia, buatlah aku hidup di jalan-Mu! (ay.37)

Advertisement

Di tengah dunia yang penuh dengan gemerlap dan daya tarik visual, tidak sedikit orang yang tanpa sadar tertarik pada hal-hal yang bersifat hampa dan sementara.

Keinginan mata, popularitas, kekayaan, dan kenikmatan dunia menjadi pusat perhatian, tetapi semuanya itu tidak membawa manfaat sejati.

Bagian ini merupakan seruan hati seseorang yang ingin hidupnya berkenan kepada Allah.

Advertisement

la menyadari betapa mudahnya mata dan hati manusia tertarik pada hal-hal yang hampa, yang tidak membawa manfaat, bahkan dapat menjauhkan diri dari Tuhan.

Hal yang hampa merujuk pada keduniawian, keingan mata dan daya tarik sementara yang bisa membuat hati menjadi jauh dari kebenaran Firman Tuhan.

 

Pada kesadaran itulah, pemazmur memohon agar Tuhan menjaga penglihatannya, karena apa yang dilihat sering menjadi pintu masuk bagi keinginan yang jahat.

la sadar bahwa manusia tidak cukup kuat menahan godaan jika hanya mengandalkan kekuatan sendiri.

Oleh sebab itu, ia berseru agar Tuhan sendiri yang memalingkan matanya, yakni mengalihkan pandangannya dari hal-hal yang berorientasi hanya pada harta duniawi semata.

Selanjutnya, pemazmur juga meminta agar Tuhan menghidupkan dia dengan jalan-jalan-Nya.

Artinya, ia rindu untuk dihidupkan secara rohani melalui ketaatan akan perintah Tuhan. Jalan Tuhan selalu membawa kepada kehidupan, kedamaian, dan tujuan kekal.

 

Oleh karena itu, Firman Tuhan ini mengajarkan kita untuk ber- jaga-jaga terhadap apa yang kita lihat dan konsumsi setiap hari.

Dalam dunia yang penuh dengan daya tarik visual dan ilusi kebahagiaan semu, kita perlu berdoa seperti pemazmur: memohon kekuatan untuk menjauh dari yang sia-sia dan hidup dalam kebenaran Firman Tuhan.

Berdoa dan mintalah agar Roh Kudus mengarahkan penglihatan kita hanya pada Tuhan Yesus. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, arahkanlah penglihatan kami hanya kepada kebenaran Firman-Mu dan bukan kepada kesia-siaan. Amin.

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer