Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Kamis, 19 Maret 2026, Matius 5:17-20 Sikap Kasih Yang Benar Memuji Orang Lain Dengan Tulus

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Matius 5:17-20

TEMA : "SIKAP KASIH YANG BENAR: MEMUJI ORANG LAIN DENGAN TULUS"

Memuji orang lain dengan tulus adalah kasih yang sesungguhnya, hanya orang berprestasi yang tidak merasa ini terhadap prestasi orang lain

Advertisement

Jika hidupmu tidak lebih benar daripada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk dalam Kerajaan Surga." (ay.20)

 

Ada pertanyaan penting, siapakah musuh Yesus? Bacaan hari ini,  dan bacaan lainnya di dalam Kitab-kitab Injil,

Advertisement

Sering kali dipaparkan sudut pandang penulis tentang konflik dan permusuhan antara orang- orang Farisi dan ahli-ahli Taurat terhadap Yesus, benarkah demikian?

Jawabannya mungkin saja. Jika ditanyakan, apakah Yesus memusuhi para ahli Taurat dan orang Farisi? Jawabannya mungkin tidak!

 

Pada bacaan hari ini, Injil Matius menampilkan sebuah fragmen yang berbeda dan tidak tercatat dalam Injil-Injil lainnya, bahwa Yesus memuji dengan sangat luar biasa ketaatan pada Hukum Taurat dari pada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi!

Bahwa hidup sesuai hukum Taurat adalah baik, ya memang benar! Sebab itulah yang dikehendaki Allah.

Injil Matius dengan sangat jeli mengatakan bahwa ada kesimpulan yang tepat tentang hukum Taurat, sebagaimana Yesus mengajarkan yaitu dalam Matius 22:37-40.

Oleh sebab itu ketika Yesus memuji orang-orang Farisi dan Ahli Taurat, itu adalah pujian yang tulus sebagai wujud dari ajaran kasih yang berakar dari hukum Taurat!

 

Sobat muda, kadang kala prestasi orang lain membuat kita iri dan sulit menjalin relasi dengan orang tersebut.

Lebih bahaya lagi jika "berprestasi" dilingkup jemaat, lalu kita menjadi kesal, mengambil jarak, bahkan mendorong kita untuk tidak bertemu dalam ibadah atau pelayanan.

Nah, ternyata sikap seperti ini tidak ada pada Yesus. la tetap memuji orang Farisi dan ahli Taurat atas prestasi hidup selaras hukum Taurat.

Itulah kasih sesungguhnya yang dipraktikkan Yesus merujuk pada hukum Taurat. Karena itu, sobat muda singkirkan iri hati dan pujilah prestasi orang lain setulus hati, itulah sikap benar yang sesuai Firman TUHAN. Amin.

 

Doa: Bapa Kami di Surga. Berilah kami hati yang jauh dari iri hati, tetapi mau memuji dengan tulus, Amin.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer