Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 21 Maret 2026, Matius 6:1-4 Makan Puji

A

LOGO GPIB
LOGO GPIB


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Matius 6:1-4

TEMA : MAKAN PUJI

"Ingatlah, jangan kamu mengamalkan kesalehanmu di depan umum..." (ay. 1).

Advertisement

 

Dari pengajaran kepada para murid-Nya, memberi kesan bahwa Yesus menjunjung ketiga syariat (hukum) agama Yahudi: sedekah, berdoa, dan berpuasa.

Ketiga syariat agama itu diyakini sebagai ketentuan yang ditetapkan oleh Allah demi membangun relasi serta kehidupan yang bahagia.

Advertisement

Ketiga syariat itu juga memelihara relasi, keintiman, atau relasi batiniah dengan Allah, Sumber Bahagia.

Jadi Yesus bukan hendak melarang para murid-Nya melaksanakan kewajiban tiga hukum agama Yahudi tersebut.

Justru yang Yesus koreksi adalah kecenderungan yang salah dalam melaksanakannya, yang akhirnya menghilangkan hakikatnya, yakni memungkinkan mendapat sambutan baik (upah) dari Allah.

 

Yesus rupanya melihat banyak kesalahan dilakukan oleh orang- orang Yahudi ketika bersedekah, berdoa, dan berpuasa. Kesalahan itu akhimya membuat pelaksanaan ketiganya menjadi sia-sia karena Allah tidak akan menyambutnya.

Mereka lebih senang bila dipuji dan mengharapkan ada yang menyebut dirinya saleh serta terkesan murah hati.

Perbuatan memberi sedekah, yakni memberikan sesuatu kepada orang yang berhak dibantu, adalah kewajiban agama serta merupakan keharusan.

Bahkan pemberian sedekah diyakini dapat menjadi tabungan untuk memperoleh rahmat, pengampunan, bahkan keuntungan dari Allah.

 

Berbuat sedekah haruslah dilandaskan kasih serta ketulusan. Salah satu bentuk sedekah kita adalah yang dikumpulkan di gereja sebagai persembahan untuk diakonia bagi yang memerlukan.

Tentu baik bila sedekah atau pemberian tersebut tidak dibarengi rasa tinggi hati, mencari pujian, ingin terkenal, atau mengharapkan kehormatan dari mereka yang diberi serta menambah keuntungan dari Tuhan.

Malah tidak sedikit orang memberi karena termakan pujian. Dorongan kita bersedekah justru harus memandang kepada Kristus yang telah lebih dulu memberikan hidup-Nya sehingga kita menjadi kaya. Amin.

 

Doa: Ya Roh Kudus, bimbing hati dan sikap kami dalam bersedekah, agar tidak terjebak untuk mencari kehormatan dan keuntungan lainnya. Amin

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:9-10  Sesaat Merenungkan Karya Tuha

"Jadi, masih tersedia suatu hari perhentian, yaitu Sabat, bagi umat Tuhan"

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:1-4  Iman Menjadikan Kita Menyatu D

"Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama sepeti kepada mereka..."

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasih

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:7-13  Saling Memulihkan Dalam Nasihat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer