Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 27 Maret 2026, Yesaya 41:11-16 KasihNya Membuat Kita Mengerti

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 


Advertisement

Pembacaan Alkitab : Yesaya 41:11-16

TEMA : KASIH-NYA MEMBUAT KITA MENGERTI

Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan banyak gigi; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukit pun akan kaubuat seperti sekam. (ay. 15)

Advertisement

Ambil waktu untuk mengingat dan merenungkan apa yang terjadi hari ini. Mari ingat: adakah orang yang marah terhadap kita atau sebaliknya, ada yang kita marahi?

Dengan siapa tadi siang kita berbantahan? Adakah kita akhirnya berhasil menemukan maksud baik di balik perbantahan itu?

Dengan siapa tadi siang kita berkelahi? Apa yang kita dapat dari 'perkelahian' itu? Kapan waktunya kita minta maaf?

Advertisement

Malam ini, firman Tuhan melalui Yesaya mengajak kita untuk melihat maksud Tuhan di balik semua peristiwa yang kita alami hari ini.

 

Sejatinya, firman Tuhan ini berlangsung dalam konteks hubungan yang sangat mesra antara Allah dengan umat kesayangan-Nya.

Dalam kerinduan, la memanggil umat-Nya kembali dan dalam kasih, la memulihkan keadaan umat-Nya.

Tidak heran jika dalam teks ini, Allah seperti benar-benar menjadi tameng bagi umat-Nya dari orang-orang yang menjahati mereka.

Malam ini, Tuhan tahu bahwa kita lelah: lelah karena bekerja dan berkarya sepanjang hari; tidak hanya tubuh yang melemah, hati dan pikiran kita juga menjadi berat.

Malam ini, Tuhan sedang menenangkan kita dengan berkata: "semua orang yang marah terhadap engkau, akan segera sadar, orang-orang yang berperang melawan engkau akan seperti tidak ada sebab Akulah yang menolong engkau."

 

Malam ini, Tuhan mengajak kita untuk mengerti apa yang terjadi tadi siang, yaitu Dia membentuk kita menjadi cukup kuat untuk menyelesaikan masalah (mengirik gunung dan menghancurkan).

Dan untuk bersikap bijak terhadap orang-orang yang bertentangan dengan kita (menampi mereka). Mungkin puncak perbuatan Allah bukan tadi siang, bukan juga besok.

Namun rencana-Nya, apa pun yang terjadi hari ini akan membuat kita semakin kuat dan bijak untuk menghadapi hari esok. Amin.

 

Doa: Tuhan, kiranya Engkau berkenan akan kinerja dan karya kami hari ini, yang kami persembahkan kepada-Mu. Amin.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Rabu, 4 November 2026, Habakuk 2:15-20  Evaluasi Diri Spiritualitas

"Tetapi, TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan- Nya, hai segenap bumi!"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 3 November 2026, Habakuk 2:4-5  Evaluasi Diri Orang Benar A

"Sesungguhnya orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer