Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 22 April 2026, Kejadian 38:16-26 Dari Ketidakadilan Menuju Pemulihan

Pembacaan Alkitab : Kejadian 38: 16-26
TEMA : DARI KETIDAKADILAN MENUJU PEMULIHAN
"Perempuan itu lebih benar daripada aku, karena memang aku tidak memberikan dia kepada Syela, anakku..." (ay.26b)
Bacaan kita hari ini, menceritakan keberadaan Tamar yang terpinggirkan, namun kemudian martabatnya dipulihkan oleh campur tangan Tuhan.
Yehuda tidak mengenali Tamar dan menghampirinya karena tergoda oleh hawa nafsu dan dia tidak memikirkan konsekuensinya.
Yehuda pun berjanji untuk membayar seekor kambing, dan Tamar meminta cap materai, kalung dan tongkat sebagai jaminan, ini adalah barang-barang pribadi Yehuda (ayat 18).
Beberapa waktu kemudian Yehuda mendengar bahwa menantu perempuannya mengandung. padahal ia tidak bersuami, reaksi Yehuda sangat kejam "bawalah perempuan itu keluar, untuk dibakar", perintah Yehuda (ayat 24).
Akan tetapi, Tamar dapat membuktikan, bahwa Yehuda sendirilah ayah dari anak yang dikandungnya (ayat 25).
Yehuda bisa saja menyangkali kebenaran, namun ia mengakui kemunafikannya dan bersedia bertanggung jawab atas Tamar dan berkata, "perempuan itu lebih benar daripada aku,.... "Yehuda tidak bersetubuh lagi dengan perempuan itu. (ayat 26).

