Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 16 Mei 2026, Wahyu 7:1-8 Integritas Yang Berdampak

Pembacaan Alkitab : Wahyu 7:1-8
TEMA : INTEGRITAS YANG BERDAMPAK
“Janganlah merusak darat atau laut atau pohom-pohon, sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka”(ay.3)
Narasi di pasal 7, merupakan jawaban atas pertanyaan yang dimunculkan pada pasal 6:17; ketika hari penghakiman itu tiba, taka da orang berdosa yang dapat bertahan atas murka Tuhan Allah, tetapi masih terdapat orang-orang yang setia dan hidup berkenan di hadapan Allah.
Perikop ini menyingkapkan tentang pemberian materai dari Tuhan Allah pada dahi orang-orang yang setia kepada Kristus, di masa-masa kesengsaraan yang terjadi di bumi, baik mereka yang adalah orang-orang Yahudi, keturunan Yakub ( ayat 5-8).
Maupun mereka yang bukan Yahudi, yaitu umat dari bangsa-bangsa lain, yang jumlahnya sangat besar dan tidak terhitung (ayat 9-17).
Pemberian materai dari Tuhan Allah ini, menjadi tanda yang melegalisasi bahwa orang-orang yang menerimanya adalah milik Tuhan Allah (bandingkan Efesus 1:13).
Gereja Tuhan adalah kumpulan orang-orang kudus yang telah mengalami keselamatan dalam karya penebusan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus.
Melalui peristiwa kematian dan kebangkitan hingga penyempurnaannya pada peristiwa kenaikan Kristus ke surge.
