Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 19 Mei 2026,  Wahyu  12:13-18  Tuhan Menyelamatkan

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab : Wahyu 12:13-18

TEMA : TUHAN MENYELAMATKAN

"Namun, bumi menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya." (ay. 16)

Advertisement

 

Kitab Wahyu menyingkapkan perjuangan gereja di tengah pergolakan dunia melalui drama surgawi antara naga dan umat Allah.

Fokus utama teks ini bukan pada kekuatan musuh, melainkan pada keagungan perlindungan Tuhan yang bekerja secara berdaulat untuk memelihara milik-Nya.

Advertisement

Di balik setiap krisis sejarah, ada tangan Tuhan yang tidak terlihat tetapi setia menjaga setiap langkah orang percaya dengan penuh kasih.

 

Wahyu 12:13-18 menggambarkan permusuhan sengit di mana iblis, yang gagal mengalahkan Kristus, meluapkan amarahnya kepada gereja melalui penganiayaan dan tipu muslihat.

Namun, Tuhan tidak membiarkan umat-Nya binasa; la memberikan kekuatan supranatural, disimbolkan dengan sayap burung nasar, untuk membawa mereka melampaui badai penderitaan ke tempat perlindungan yang aman.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:3-4  Evaluasi Diri Ubah Keluhan

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:3-4  Evaluasi Diri Ubah Keluhan

"Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, dan memandangi saja kelaliman?"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer