Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 22 Mei 2026, Wahyu 15:1-4 Menyanyikan Syair Lagu Yang Sama Bagi Sang Raja

Pembacaan Alkitab : Wahyu 15:1-4
TEMA : MENYANYIKAN SYAIR LAGU YANG SAMA BAGI SANG RAJA
Dalam kesulitan, nyanyikanlah GB 22 untuk mengingat Dia yang selalu beserta kita
Besar dan Ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan Mu, ye Raja segala bangsal Siapakah yang tidak takut ya Tuhan, dan tidak memuliakan nama-Mu? Sebab, Engkau saja yang kudus. Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu (ay. 3-4).
Kita bertemu lagi dengan simbol 7 yang dilihat oleh Yohanes dalam penglihatannya ; 7 malaikat dengan 7 malapetaka terakhir.
Kalau bacaan Alkitab dilanjutkan, ayat 7 menampilkan bahwa 7 malaikat itu menerima 7 cawan yang berisi murka Allah.
Sebelum malapetaka terakhir, Yohanes melihat orang-orang yang setia pada Kristus dan dalam tindakannya melawan antikristus, bernyanyi dengan iringan kecapi di tepi lauf kaca.
Sebagai warga GPIB, kita kenal syair ini. Kita mengenalnya dalam Kidung Muda Mudi 53, lalu dikumpulkan bersama nyanyian ibadah lainnya dalam Gita Bakti.
Sebenarnya lagu ini juga muncul dari 3 syair/teks yang dicatat pula dalam Perjanjian Lama.
